Mbak Hutari,
Terima kasih sekali untuk sharingnya, saya jadi dapat info penting loh, bahwa bubur
Preda bukan 'kartu mati'.
Pada kunjungan ke 2 dan 3 suami dan saya mendapat kesan yg jauh lebih positif dari
kunjungan pertama. Dalam artian, kami jadi tahu arah dan target yg dituju, tapi masih
harus pintar-pintar pasang telinga kalau prof.nya kasih penjelasan. Sampai saat ini
kami yakin, insyaAllah, kalau pengobatah prof. Suharyono akan ada hasilnya. Dan satu
lagi, kunci jitu buat mengakrabkan diri dgnnya ya spt usulan mbak Ida memang manjur
sekali. Setiap ada perkataan prof dalam pembicaraan, selalu saya ucapkan agak keras
dgn penekanan. Dan ketika pamit anak saya (15 bln) saya minta salim dgn beliau,
maksudnya biar dia tdk takut lagi kalau kontrol, eh tapi prof.nya malah bilang "wah
pintar ya anaknya...", he...he..
endra
--
>Dan itu saya jalankan yg menurut saya bisa masuk ke anak saya, seperti
>makan preda, anak saya nggak mau, nggak saya kasih, saya kasih yg lain dan
>saya bilang ke dokternya bahwa BB nya naik bukan karena preda, commentnya
>cuma " ya bagus ".
>Soory ya kepanjamngan ceritanya, mungkin segini dulu ya......
Angelfire for your free web-based e-mail. http://www.angelfire.com
>> Cake, parcel lebaran & bunga2 Natal? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]