Yth. Bp. Dr. Rudy,
Setelah membaca uraian ttg autisme dokter di posting yg terdahulu, saya jadi
teringat keponakan saya (laki-laki) yg sekarang berusia tiga setengah tahun.
Dia belum bisa berbicara, dalam arti tidak bisa melafalkan apa yg
dikehendakinya. Tapi kalo diajak ngomong atau diperintah bisa nyambung. Dan
juga, keponakan saya ini baru bisa jalan pada umur sekitar dua tahun.
Perkembangannya memang terlihat berbeda dengan kedua kakak perempuannya yg
pintar-pintar (juara kelas). Kenapa ya dok?
Kakak saya pernah berkonsultasi dg ahli syaraf anak, katanya syarafnya
baik-baik aja, hanya memang anak ini mengalami keterlambatan perkembangan.
"Tenang aja, Bu... nanti juga bisa kok. Jangan dibanding-bandingin dengan
anak lain, nanti malah stress. Bla...bla..." kata dokter itu.
Sementara ini kakak saya belum melakukan hal yg cukup "radikal" (menurut
saya) untuk mencari solusi masalah ini. Kakak saya cenderung membiarkan
dengan berpegang pada kata-kata dokter ahli syaraf tadi seraya memberikan
air putih yg telah didoakan orang pintar.
Dok, mungkin gak ini ada kaitannya dg peristiwa jatuh saat belajar jalan?
Sebab menurut kakak saya si anak pernah jatuh dg posisi tertelentang saat
baru bisa jalan pada usia sekitar 11 bulan, dan sejak itu tidak mau jalan
lagi.
Atau mungkin ada kaitannya dg si ibu yg tetap menyusui kakaknya saat ia
masih dalam kandungan?
Bagiamana ini Dok? Saya kasian melihat keponakan yg satu ini.
Mohon tanggapan dan saran dari dokter dan rekan netters yg lain.
Terima kasih
>> Cake, parcel lebaran & bunga2 Natal? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]