Mama Farhan dan Raihan,
Mama dan Papanya Michael juga termasuk perokok ... pasif. Tapi mereka punya
cara jitu menangani para perokok aktif.
Pertama, orang yang sedang merokok diliatiiiiiiiiin terus 'mpe merasa nggak
enak ati...(asal jangan lantas ambil pisau atau revolver dari balik baju
aja...)
Kedua, kalo' masih belum berhasil, ya diomongin...oom, tante... maaf
ya...merokoknya jangan di sini - apalagi kalo' ada tulisan dilarang merokok
di ruang tersebut. Adu argumentasi tentang bahaya merokok terutama di ruang
ber-AC dan ruginya tidak merokok, sih masih bisa ditolerir dan biasa - asal
jangan ada yang sakit hati kemudian)...Biasanya kalau sudah grouping begitu,
orang merasa mendapat 'pembenaran' untuk merokok padahal di ruang ber-AC
apalagi kalau pimpinannya ikutan merokok aktif
Di kantor kami, para bosnya juga merokok. Tapi mereka selalu keluar ruangan
pada jam-jam tertentu. Jadi peraturan benar-benar bisa dilaksanakan di
kantor (di bis kadang masih ada yang merokok - tapi , maaf, merely karena
masalah perbedaan background budaya (maksudnya budaya nekat), pendidikan
dsb)
Ketiga, kalo' juga berlum berhasil ya...terpaksa papa 'n mama Michael pake
penutup hidung dan mulut (pertama yang disposable trus beli yang non
disposable - dari plastik)
Maksudnya preventif untuk diri sendiri biar aja skalian dikira orang gila (,
padahal yang sebenarnya gila siapa ya?? mosok ada orang tidak merokok
apalagi ibu hamil kok dikasih tau agar tidak merokok di dekatnya aja nggak
mau tahu? kok kita pakai masker aja dikomentarin - misalnya...) Kita sih
bisa saja merokok - kalau mau, tapi kita memilih tidak merokok. Ini soal
pilihan. Hormati dong hak orang yang tidak merokok he..he..
begitu mama Farhan dan Raihan sharing kami.
Sorry buat anda yang merokok. Kami tetap menghargai pilihan anda.
papanya Michael Wetik Sanjoyo (6 bulan Senin depan)
> -----Original Message-----
> From: Yani-Prime Indonesia [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, January 04, 2001 1:34 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [balita-anda] Bayi Berat Lahir Rendah Butuh Perhatian
> Ekstra
>
> Rekan Netters,
>
> Adakah rekan netters punya artikel mengenai dampak menjadi perokok
> pasif...masalahnya dikantor saya yang sekarang saya benar-benar menjadi
> "perokok pasif "...90% karyawannya merokok didalam ruangan ber AC :(....
>
>
> Saya tunggu dengan sangat..
>
> Trims,
> Ibu Farhan + Raihan
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Rien <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Thursday, January 04, 2001 10:54 AM
> Subject: Re: [balita-anda] Bayi Berat Lahir Rendah Butuh Perhatian Ekstra
>
>
> >Tidak merokok, suami juga tidak. Yang agak repot, mungkin
> >rekan2 sekerja yang rata2 laki2 merokok di ruang kami yang ber-AC.
> >Mungkin itu juga salah satu sebabnya ; jadi perokok pasif... (susah juga
> >meyakinkan orang bahwa di sekitar ibu hamil sebaiknya tidak merokok).
> =DELETED =
>
>
> >> http://www.indokado.com -> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>> http://www.indokado.com -> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]