Dear Ibu Dian,

Saya juga pernah mengalami apa yang dialami anak Ibu.
Raisa, anak pertama kami, sejak lahir sampai kira-kira umur 1 tahun (persisnya
lupa,
sekarang 2 tahun) pup-nya tidak teratur dan keras membatu seperti (maaf) kotoran
kambing. Kadang 2 hari tidak poupi, dan kadang satu hari dua kali poupi.

Menurut DSA-nya hal tersebut wajar saja, karena menurut dia seringkali sistem
pencernaan dan pembuangan bayi belum sempurna, terutama gerak peristaltik
ususnya. Sehingga bayi seperti ini baru pup 2 atau 3 hari sekali.

Selain mengatur jenis makanan, DSA juga memberikan "microlax"
(obat yang dimasukkan kedalam anus bayi) bila dalam dua hari anak kami
belum poupi juga. Obat yang berbentuk krim dan dijual bebas di apotik ini
merangsang bayi untuk poupi. Obat ini kami berikan ke Raiza bila pada hari
kedua dia belum poupi, sehingga pup-nya belum terlalu keras.

Mungkin ibu bisa mencoba cara ini kepada Dinda.

Thanx,


Papa-nya - Raiza & Renzo
----------------------------------------------------------------
The information transmitted is intended only for the person or entity to which
it is addressed and may contain confidential and/or privileged material.  Any
review, retransmission, dissemination or other use of, or taking of any action
in reliance upon, this information by persons or entities other than the
intended recipient is prohibited.   If you received this in error, please
contact the sender and delete the material from any computer.



>> http://www.indokado.com -> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

















Kirim email ke