Wahhh .... tambah seru nich... ari-ari van puser itu... mitos ?!...... aku
beranggap demikian
Memang ada budaya yang mengharuskan (karena dengan wanti-wanti .... yang
membuat kuatir bahkan takut) untuk memperlakukan ari-ari dengan hormat
bahkan ada yang meng-upacara-i-nya.
Aku tinggal di Jawa, di sekitar pertengahan 2000 kemarin di komplex
perumahanku banyak sekali pesta 'lampu tali puser', di jalan jeruk aja
(tempat tinggalku) ada 8 bayi. Wah.... kalau pagi, rame dengan bayi (biasa
untuk berjemur)
Aku dan suamiku sebenarnya bukan orang Jawa, cuma karena mammy mertuaku
sudah lama tinggal di Jawa jadi ... budaya 'perlakuan khusus' untuk ari-ari
di jalankan.
Aku tadinya protes ke suamiku,.... kenapa juga harus ada gitu-gituan...
tapi suami cukup tau cara mengambil hatiku... (semoga..... suamiku juga
baca e-mail ini...he,,,,,he....)
Lepas dari mitos dan tidak, aku senang juga ngelihat lampu tali puser tsb,
kalau malam tiba lampu tsb nyalanya bagus .... gitu .... suamiku menanam
ari-ari tsb di taman depan dengan tutupan biru (biasanya bak sampah plastik
biru itu) dan diberi lampu .... kelihatan kayak lampu taman aja.
beberapa teman yang kebetulan orang Jawa, nggack ngerti kalau itu lampu
ari-ari (aku melahirkan di kota lain), jadi ... mereka nggack tahu aku kami
sudah punya bayi. Begitu tahu....wah,diprotes ... bukan begitu caranya....
harus begini...harus begitu. Katanya sich, lampu itu harus dari lilin
sehingga suami tidak boleh tidur harus berjaga, jaga lilin sehingga tidak
mati dan tentu sekalian jaga bayinya.
Suamiku dengan santai menjawab.... inilah bayi millenium yang di lahirkan
di tanah Jawa.
Kalau ari-ariku, mammyku bilang .... di tinggal di rumah sakit.....
dan, aku lebih suka di rumah ketimbang jalan-jalan, .... tapi kalau
jalan-jalan di mall dan posisi kantong lagi ok.... it's ok.....
Gby, CPL
"Mamiek.JM The
Secretary" To: [EMAIL PROTECTED]
<Mamiek.JM@citra-ab cc:
adi.co.id> Subject: [balita-anda] Ari2(was:Bayi
Sering
Nangis)
02/08/01 05:13 PM
Please respond to
balita-anda
Sorry untuk Pak Taufan judulnya saya ganti..
Membaca pertanyaan Bapak saya jadi teringat cerita temen saya
Waktu anak pertamanya lahir, karena malas atau kenapa dia membuang ari2
anaknya ke kali.
Eh setelah sampai di rumah dia dimarah orang tuanya (kenapa di buang-tidak
ditanam saja)
Nanti sudah besar anak kamu tidak mau diam di rumah,karena ari2 harus
ditanam di dekat rumah(begitu kata ortu-nya)
Tapi temen saya itu tidak percaya hal2 yg demikian.Eh setelah besar apa yg
terjadi,anaknya maunya jalan2 terus (keluar rumah) baik itu ke Mall atau ke
tempat bermain atau sekedar bermain ke rumah
tetangga/temannya.........betul
ga' sih demikian.........?????
Salam
MJM
Mama Ghifari Dan Gaska
*****************************
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 08 Februari 2001 11:25
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [balita-anda] Bayi Sering Nangis
Saya jadi pingin nanya nih.
Ari-ari yang ditanam itu punya arti apa ya ? Soalnya anak saya yg kedua ini
lahirnya di Nagasaki, dan tidak ada kebiasaan tanam ari-ari. Jadi ari-ari
anak saya ini enggak tahu kemana, sudah dibuang 'kali ya.......
Tapi anak saya enggak rewel tuh.
taufan
>> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia? klik,
http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia? klik,
http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia? klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]