----- Original Message -----
From: Hanni S. Armansyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 11 Februari 2001 17:48
Subject: [IDAI-OT] Penghentian sementara diskusi ttg Autisme


> Tanpa mengurangi rasa hormat juga Dok,
>
> Saya hanya ingin mendapatkan gambaran, kira-kira kapan pemerintah atau
IDAI
> akan memberikan tanggapan resmi atau (malah sebetulnya yang mungkin amat
> diharapkan oleh para orangtua adalah) tindakan nyata sehubungan dengan isu
> Autisme ini?
>
> Saya mengerti bahwa para dokter & pemerintah punya banyak hal yang harus
> mendapatkan perhatian & pemikiran, dan saya bisa pastikan bahwa para
anggota
> milis ini bersyukur, di tengah kesibukan itu para dokter masih sempatkan
> waktu buat menanggapi berbagai masalah yang diangkat.Tapi harus diakui
juga
> bahwa masih banyak juga para dokter yang (mungkin karna banyak urusan itu
> tadi) kurang dapat berbagi informasi kepada kami.
>
> Saya merasakan sendiri lho dok, bagaimana kehilangan orang terdekat karena
> tidak memiliki cukup informasi tentang penyakitnya. Penyesalannya mungkin
> lebih pada kenapa hal-hal yang sebetulnya akan menjadi faktor penentu
dalam
> proses pembuatan keputusan tidak diinformasikan oleh dokter yang
menangani.
> Mungkin kalau kita harus menghibur orang lain bisa lebih gampang bilang
> "Tuhan-lah yang menggariskan jalan hidup tiap manusia, kita harus bisa
> bersabar dalam menjalani takdirNya" tapi sungguh deh, kalau kita yang
harus
> menjalani... seribu satu pertanyaan muncul di kepala, antara lain "apakah
> upaya kita sudah maksimal?" "apakah waktu itu keputusan yang kita ambil
> sudah yang paling tepat?"...dll
>
> Oleh sebab itu, saya mengerti bahwa dokter Rudy, di sini tidak hanya dalam
> posisinya sebagai seorang DSA, tapi juga orangtua yang punya pengalaman
> langsung dengan Autisme, ingin berbagi dan mem-"warning" sesama orangtua
> lainnya. Saya yakin, itikad utamanya bukan membuat panik, namun supaya
kita
> semua 'aware' dan bisa lebih meminta DSA kita untuk berbagi informasi
dengan
> kita (after all, bukankah hak kita juga untuk mendapatkan inforamsi tsb?).
>
> Di lain pihak, saya ini juga orangtua dari seorang balita dan balita saya
> juga sudah 'kadung' di-imunisasi MMR waktu usianya 15 bln. Saya juga punya
> kepanikan saat membaca tulisan-tulisan mengenai autisme dan lalu sibuk
> mengamati perkembangan anak saya, apakah normal, dst... Jadi sungguh saya
> juga mengerti kekhawatiran para orangtua.
>
> Maka dok, lewat forum ini saya mohon dokter atau para DSA lain yang
terlibat
> dalam milis ini, tolonglah agar yang disebut sebagai "tanggapan resmi" itu
> bisa SEGERA dikeluarkan, entah oleh IDAI atau Pemerintah.. supaya para DSA
> di tanah air punya informasi memadai buat para orangtua yang tentunya
ingin
> tak lain dari yang TERBAIK untuk putra-putrinya.
>
> Salam,
> Hanni
> -ibunya Najla
>
>
>
> From: IDAI Jaya <[EMAIL PROTECTED]>
> Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [IDAI-OT] Fw: [diskusi-autis] FW: Why Japan Banned MMR Vaccin
> e/ BMJ Impugns the Motives of Dr W akefield
> Date: Sun, 11 Feb 2001 12:54:41 +0700
>
> Anggota milis yth,
>
> Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya thd kebebasan memberikan
> pendapat dalam milis ini, ada baiknya memang untuk sementara berita ttg
> Autism dan MMR di hentikan sambil menunggu tanggapan resmi dari IDAI dan
> atau pemerintah. Disadari bahwa masalah ini telah menimbulkan kepanikan
> dikalangan orang tua. MAri kita membatasi diskusi untuk hal2 lain dulu.
>
> Terima kasih.
> Moderator.



>> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia? klik, http://www.indokado.com  
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


















Kirim email ke