PESTA KESENIAN ANAK-ANAK MUTIARA INDONESIA II-2001 Gedung Kesenian Jakarta, 10-18 Maret 2001 �Kembalikan Kedamaian & Kegembiraan Anak-anak� Gedung Kesenian Jakarta menyelenggarakan Pesta Kesenian Anak-Anak Mutiara Indonesia bertujuan a.l. mendorong minat berkesenian anak-anak dalam upaya melestarikan, mengembangkan kebudayaan Indonesia dan membentuk manusia yang berkepribadian utuh. Membuka peluang bagi bangkitnya kegiatan kesenian anak-anak di wilayah DKI Jakarta dan mendorong tumbuhnya grup-grup kesenian berkualitas dari beragam lingkungan dalam upaya mengisi program kesenian anak-anak secara berkala di Gedung Kesenian Jakarta. PESKA yang kedua kali ini berlangsung pada liburan sekolah di bulan Maret 2001, tanggal 10 s.d. 18 Maret 2001. Selain pergelaran kesenian yang menjadi inti acara PESKA, juga akan dilangsungkan Lomba Menggambar, Permainan Anak-anak, Bazaar, Dunia Dongeng, Panggung Apresiasi, Pameran Gambar hasil lomba, Workshop tentang Seni dan Seminar tentang Hak Anak untuk Berekspresi. Bekerjasama dengan KOMNAS Perlindungan Anak, Subdis Sekolah Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia, Sanggar Daya Presta, Senyum Manis Produksi, Sanggar Ananda, Teater Sanggar Permata, Grup BIOSEL, Ballet Sumber Cipta, Ballet Namarina, LKB. Saraswati, dan Yayasan Bina Vokalia. Sabtu, 10 Maret 2001 - Pukul 15.00 WIB. Saturday, March 10, 2001 � 3pm PEMBUKAAN �Pesta Kesenian Anak-Anak Mutiara Indonesia II-2001� diawali penampilan Paduan Suara dan Solo Vokal juara tingkat DKI Jakarta pada Pekan Seni Sekolah Dasar 2000 Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, diantaranya; SD IPEKA, SD Asisi Tebet, SD Al-Azhar, SD Strada Vanlith, SD Pancoran, SD Theresia. Dilanjutkan pergelaran Tari Betawi SANGGAR DAYA PRESTA. �BOCAH NGAMPROK� koreografi Retno Marnila Wanti dengan asisten Tanti-Helen-Ari, menggambarkan permaian anak-anak Betawi masa kini dan tempo dulu yang digarap dari berbagai unsur kreasi, mengungkap kepolosan dan keluguan serta keceriaan anak-anak yang diekspresikan dalam bermain dan menari, juga ketaqwaan masyarakat Betawi pada Tuhan Yang Maha Esa. Didukung oleh 30 penari dan pemusik anak-anak. Opening of PESKA Mutiara Indonesia II-2001 preceded by Group and Vocal Solo of winners at the DKI Jakarta level result of the Basic School Art Week 2000 of the DKI Jakarta Cultural Service. Among them are SD IPEKA, SD Asisi Tebet, SD Al-Azhar, SD Strada Vanlith, SD Pancoran, and SD Theresia. The opening is followed by the Betawi Dance featuring DAYA PRESTA Studio. �BOCAH NGAMPROK� is choreographed by Retno Marnila Wanti and assistants Tanti-Helen-Ari. It presents typical Betawi children�s games of today and yesterdays based on various compositions. The piece pictures the innocence of children and their joy while playing and dancing, also the dedication of the Betawi community towards God Almighty. The cast numbers 30 dancers and musicians, all children. Minggu, 11 Maret 2001 - Pukul 9.30 WIB. Sunday, March 11, 2001 � 9.30am LOMBA MENGGAMBAR. Ada tiga kategori yang dilombakan; Lomba Mewarnai Gambar usia TK dan usia SD kelas 1-2 serta Lomba Menggambar usia SD kelas 3-6. Memperebutkan Piala, Tabanas, Piagam dan beragam hadiah lainnya. DRAWING CONTEST covering 3 categories; colouring for Kindergarten students and Elementary School level 1-2 and Drawing for Elementary School level 3-6. Prize are a trophy, savings, Certificate and others. Minggu, 11 Maret 2001 - Pukul 10.30 WIB. Sunday, March 11, 2001 � 10.30am Pergelaran Drama Betawi GRUP SENYUM MANIS PRODUKSI. �KADO UNTUKMU DULLEH� sutradara Anto Suhartono SH, naskah Ria Sambas, koreografer Joko SS, musik Idrus Madani, pimpinan produksi Elly D. Luthan, menggambarkan kehidupan dunia bermain anak-anak yang riang, polos dan penuh dengan imajinasi. Didukung 40 anak-anak dari lingkungan budaya Betawi Condet dan sekitarnya. Pergelaran SANGGAR ANANDA pimpinan Aditya Gumay. �ANAK DAN IMAJINASI� sebuah tema yang ditawarkan, terdiri dari Tari Kreasi, Gerak dan Lagu, Puisi dan Sandiwara 2 babak improvisasi tanpa naskah yang dimainkan oleh puluhan anak didik Sanggar Ananda dengan penuh bakat dan imajinasi. Sanggar Ananda telah memproduksi 300 episode Lenong Bocah dan mendapat 6 Piala Vidia dalam Festival Sinetron Indonesia 1994-1996. Performance by the Betawi Drama GROUP SENYUM MANIS PRODUCTION. Title �CADEAU FOR YOU DULLEH� directed Anto Suhartono SH, script Ria Sambas, choreographer Joko SS, music Idrus Madani, production dir. Elly D. Luthan. The play pictures the world of children full of joy, innocence and imagination. It is supported by 40 children of the cultural circle of Betawi Condet and environment. SANGGAR ANANDA, director Aditya Gumay presents �CHILD AND IMAGINATION� consisting of newly created Dance, Movement and Song, Poetry and a 2 Act Play with improvisations without script. It is played by talented students of the studio, full of imagination. Sanggar Ananda has produced 300 episodes of Lenong Bocah, received 6 Vidia trophies at the Indonesian Sinetron Festival 1994-1996. Minggu, 11 Maret 2001 - Pukul 16.00 WIB. Sunday, March 11, 2001 � 4pm Pergelaran Drama TEATER SANGGAR PERMATA. �MANDA� karya/sutradara J. Yuswin, artistik Iwan Muliawan, musik Idrus Madani, menggambarkan kehidupan anak Betawi bernama Manda tinggal di Kampung Pademangan yang ingin jadi Polisi, ibunya janda hidup sangat sederhana. Ibunya kawin lagi, Manda disekolahkan oleh Bapak tiri, merasa senang, berharap cita-citanya tercapai. Cerita ini dimainkan dengan kocak penuh humor. Pergelaran Tari GRUP BIOSEL. �OPERET MALIN KUNDANG� naskah/sutradara Petro Alexy, koreografi Dewi Hafiyanti, musik Kak Sur-SS Studio, mengisahkan seorang nelayan bernama Malin Kundang dari Pantai Air Manis selatan Kota Padang pergi merantau. Bertahun-tahun dirantau orang, sewaktu kembali bertemu dengan ibunya Malin tidak mengakui maka bersumpahlah ibunya, kapal Malin Kundang dihempas badai ke pantai berubah jadi batu. Pergelaran ini diawali dengan sebuah lagu dan dua tarian lepas. Drama performance by TEATER SANGGAR PERMATA. Title �MANDA� written/directed J. Yuswin, Artistic Iwan Muliawan, music Idrus Madani. The play pictures the life of a Betawi child named MANDA living in Kampung Pademangan. He wants to become a policeman. His mother, a widow leaves a simple life. Later she re-marries. Manda�s step father sends him to school. The boy feels quite happy, hoping that he can reach his ideal. The drama is perform in a most humourous way. Dance performance by the BIOSEL GROUP in �MALIN KUNDANG� operette. Script/directed Petro Alexy, choreography Dewi Hafiyanti, music Kak Sur-SS Studio. The story is about a fisherman, Malin Kundang, from Pantai Air Manis South of Padang, who goes traveling. For years he lives outside his kampung and finally comes back rich. When he meets with his mother he doesn�t want to recognize her so his mother curies him. His ship is hit by a storm, stranded turning into a stone with Malin. The performance starts with a song and two dances. Senin, 12 Maret 2001 - Pukul 10.00 WIB. s.d. selesai Monday, March 12, 2001 � 10am until throughout WORKSHOP SENI untuk Anak-Anak. Workshop ini akan diikuti oleh 200 anak-anak dari beragam kalangan, dipimpin ibu Ina Suryadewi dari Universitas Negeri Jakarta. Hasil dari workshop ini akan ditampilkan bersama para pembimbingnya. ART WORKSHOP for children. This workshop with be participated in by 200 children from various circles led by Mrs. Ina Suryadewi of the State University Jakarta. The result of the workshop will be presented with their tutors. Selasa, 13 Maret 2001 - Pukul 10.00 WIB. s.d. selesai Tuesday, March 13, 2001 � 10am until throughout SEMINAR �Hak Anak untuk Berekspresi�. Seminar yang akan digelar adalah salah satu cara kami dalam menggugah kesadaran masyarakat atas hak dasar bagi anak untuk mendapatkan kebebasan dalam menyatakan dan atau mengekspresikan berbagai macam informasi dan gagasan melalui berbagai media baik lisan maupun tulisan, karya seni atau media lainnya. Sebagaimana yang tercantum dalam Konvensi Hak-Hak Anak PBB tahun 1989 yang telah diratifikasi oleh Negara Republik Indonesia. SEMINAR �The right of children to express themselves�. It is one of our efforts to arouse the awareness of the community about the basic right of children to freely express themselves. It includes stating and/or expressing information and ideas through oral or written media, art works or other media. This has been laid down in the UN Convention on the Rights of Children, 1989, ratified by the Republic of Indonesia. Sabtu, 17 Maret 2001 - Pukul 10.30 WIB. Saturday, March 17, 2001 � 10.30am Pergelaran Tari Kreasi, Vokal Solo, Pembacaan Puisi dari beberapa SD juara tingkat DKI Jakarta dalam Pekan Seni Sekolah Dasar tahun 2000 yang diselenggarakan Subdis Sekolah Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, antara lain; SDN Warakas 05, SDN Kartika XI-2, SDN Manggarai 01, SD IPEKA Pluit, SD Kartika, Grup Puisi I, Grup Puisi II, SDN Gondangdia 01, SDN Warakas, dan SD Ade Irma. Newly created dance performance, Solo Vocal, Poetry Reading by Elementary School Students, winner of the DKI Jakarta level in the Basic Schools Art Week 2000 organized by the Subdivision of Schools of the DKI Jakarta Cultural Service 2000 including SDN Warakas 05, SDN Kartika XI-2, SDN Manggarai 01, SD IPEKA Pluit, SD Kartika, Grup Puisi I, Grup Puisi II, SDN Gondangdia 01, SDN Warakas, and SD Ade Irma. Sabtu, 17 Maret 2001 - Pukul 16.00 WIB. Saturday, March 17, 2001 � 4pm Pergelaran Pembacaan Puisi, Vokal Solo, Paduan Suara, dari beberapa SD juara tingkat DKI Jakarta dalam Pekan Seni Sekolah Dasar tahun 2000 yang diselenggarakan Subdis Sekolah Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, antara lain; Grup Puisi III, SD Budaya, SDN Menteng, SD PB. Sudirman SD Strada Ignatius, SD Santo Ignatius dan Paduan Suara Grup Gabungan. Sesi kedua, pergelaran tari hasil dari workshop yang didukung oleh beragam sekolah TK, SD dan SLTP peserta workshop bekerjasama dengan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. Poetry Reading, Solo Vocal, Vocal Group by several Basic Schools, winners of the DKI Jakarta level in the Basic Schools Art Week 2000 organized by the Subdivision of Schools of DKI Jakarta Cultural Service including Poetry Reading Grup III, SD Budaya, SDN Menteng, SD PB. Sudirman SD Strada Ignatius, SD Santo Ignatius and and Combines Vocal Groups. The second session presents Dances resulting from the Art Workshop supported by Kindergarten Schools, Elementary Schools and Middle Schools cooperation with Language and Art Paedagogy Faculty of the State University Jakarta. Minggu, 18 Maret 2001 - Pukul 10.30 WIB. Sunday, March 18, 2001 � 10.30am Pergelaran Ballet SUMBER CIPTA pimpinan Farida Oetoyo. DR. �COPPELIUS� si Pembuat Boneka (judul asli �Coppelia�), sebuah versi untuk anak-anak, ide dan koreografi Farida Oetoyo, musik Leo Delibes. Dr. Coppelius pembuat boneka yang mahir mirip dengan manusia. Ia tidak disukai masyarakat sekitarnya karena kikir, tidak ramah dan hidup menyendiri. Suatu hari, sekelompok anak pulang sekolah masuk ke dalam rumahnya, sering melihat orang-orang berpakaian aneh dan ternyata adalah boneka-boneka. Mereka ketahuan lalu diusir keluar oleh Dr. Coppelius. Dengan kekuatan sihirnya, Dr. Coppelius memindahkan nyawa anak-anak ke bonekanya. Akhirnya Dr. Coppelius dipermainkan oleh 3 anak yang berpura-pura jadi boneka� Pergelaran Ballet NAMARINA direktur artistik Maya Tamara. �THE NUTCRACKER ACT 2� koreografi Lev Ivanov, musik P.I. Tschaikovsky, ditata-ulang oleh Dinar Karina. Mengisahkan perjalanan Clara dan Pangeran ke negeri kembang gula. Di negeri kembang gula, Clara dan Nutcracker disambut oleh Peri Kembang Gula yang menyajikan tarian divertissements yang menarik dan penuh warna; Arabian Coffee, Chinese Tea, Madame Bonbonniere, Russian, Spanish dan Waltz of the flower, dan diakhiri tarian tunggal oleh Peri Kembang Gula serta Grand Pas de Deux dengan Pangeran, sebelum Clara tiba-tiba menyadari dirinya sudah kembali ke rumah dan bertanya �Apakah semua itu mimpi belaka�? Sumber Cipta Ballet directed by Farida Oetoyo presents DR. COPPELIUS the Doll maker (original title Coppelia) a version for child, with idea and choreography by Farida Oetoyo, music by Leo Delibes. Dr. Coppelius is a capable doll maker whose dolls resemble human beings very much. The surrounding community doesn�t like him as he is close fisted, unfriendly and unsociable. One day some children break into his house as they often see strongly dressed people, turning out to be dolls. The children are discovered and as punishment Dr. Coppelius transfers the children�s souls into the dolls. At the end 3 of the children pretending to be dolls make fun of him� Namarina Ballet with artistic director Maya Tamara presents �THE NUTCRACKER ACT 2� with choreography by Lev Ivanov, music P.I. Tschaikovsky rearranged by Dinar Karina. It tells about the journey of Clara and the Prince to the land of Candy. There Clara and Nutcracker are welcomed by the Candy Fairy who dances a most attractive and colourful �divertissements� including Arabian Coffee, Chinese Tea, Madame Bonbonniere, Russian, Spanish, Waltz of the flower and finished with a Solo dance by the Candy Fairy in Grand Pas de Deux with the Prince before Clara suddenly realizes that she is back home, asking herself: �Was all that just a dream?� Minggu, 18 Maret 2001 - Pukul 13.00 WIB. Sunday, March 18, 2001 � 1pm DUNIA DONGENG bersama Kak KUSUMO PRIYONO dan Grup GASA. �ADVENTURE ON THE ISLAND OF GODS (BALI)� menceritakan kisah kehadiran Profesor Dazal bersama dua robotnya Silbi dan Naset di planet bumi. Bagaimana kelanjutan kisahnya� kami mengundang adik-adik untuk menyaksikan Kak Kusumo mendongeng di Pendopo Gedung Kesenian Jakarta. Story Telling with Kak Kusumo Priyono and the GASA group. �ADVENTURE ON THE ISLAND OF GODS (BALI)� tells about the visit of Professor Dazal and his robots Silbi and Naset in the planet earth. What is the continuation of the story? Well we kindly invite you to watch Kak Kusumo tell it to you on the verand of Gedung Kesenian Jakarta. Minggu, 18 Maret 2001 - Pukul 16.00 WIB. Sunday, March 18, 2001 � 4pm Pergelaran LKB. SARASWATI pimpinan Kompiang Raka akan menampilkan aneka tari; Tari Kyang, Tari Tenun, Tari Cendrawasih, Tari Manuk Rawa, Tari Kebyar Duduk, dll, Konser Musik Bali dan garapan tari �PURNAMA NAN CERIA�. Pergelaran ini didukung oleh puluhan penari dan penabuh dibawah arahan tari W. Trisnawan, Putu Astawa, Nengah Suartiasih, dll, serta arahan musik Bali oleh I Ketut Budiasa dan I Nyoman Weja. Pergelaran PADUAN SUARA BINA VOKALIA akan menampilkan Paduan Suara Kelompok Persemaian, Paduan Suara Anak-Anak dan beberapa Solis. Lagu-lagu yang dibawakan diantaranya sudah banyak dikenal oleh anak-anak, Do re mi, Gembala Sapi, Aku Anak Indonesia dan banyak lagi yang lainnya. LKB. SARASWATI directed by Kompiang Raka presents a variety of dances such as Tari Kyang, Tari Tenun, Tari Cendrawasih, Tari Manuk Rawa, Tari Kebyar Duduk, etc. There is also a Balinese music concert and the dance drama �PURNAMA NAN CERIA�. Tens of dancers and musicians support the presentation directed by dance manager W. Trisnawan, Putu Astawa, Nengah Suartiasih, etc. The music is directed by I Ketut Budiasa and I Nyoman Weja. BINA VOKALIA Vocal Group will present its Beginner Vocal Group of children and some soloists. Among the songs some are quite well known to the children such as �Do re mi, Gembala Sapi, Aku Anak Indonesia,� etc. Harga Tanda Masuk: Rp 15.000,- ; Rp 20.000,- ; Rp 40.000,- Dipersembahkan oleh Gedung Kesenian Jakarta
