Kebetulan saya pernah mengalami kasus spt ini. Berikut inputs dari
rekan-rekan yg saya kumpulkan & simpan.

Semoga membantu.



Dear Ibu Dian,

Saya juga pernah mengalami apa yang dialami anak
Ibu.
Raisa, anak pertama kami, sejak lahir sampai
kira-kira umur 1 tahun (persisnya
lupa,
sekarang 2 tahun) pup-nya tidak teratur dan keras
membatu seperti (maaf) kotoran
kambing. Kadang 2 hari tidak poupi, dan kadang
satu hari dua kali poupi.

Menurut DSA-nya hal tersebut wajar saja, karena
menurut dia seringkali sistem
pencernaan dan pembuangan bayi belum sempurna,
terutama gerak peristaltik
ususnya. Sehingga bayi seperti ini baru pup 2
atau 3 hari sekali.

Selain mengatur jenis makanan, DSA juga
memberikan "microlax"
(obat yang dimasukkan kedalam anus bayi) bila
dalam dua hari anak kami
belum poupi juga. Obat yang berbentuk krim dan
dijual bebas di apotik ini
merangsang bayi untuk poupi. Obat ini kami
berikan ke Raiza bila pada hari
kedua dia belum poupi, sehingga pup-nya belum
terlalu keras.

Mungkin ibu bisa mencoba cara ini kepada Dinda.

Thanx,


Papa-nya - Raiza & Renzo
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mamanya Dinda,
Anak saya pernah mengalaminya, pada usia 6 bulan.
Bahkan sampe seminggu
enggak BAB. Kalo mau BAB ngeden banget, nangis,
yg keluar keras, berdarah
lagi (sorry ya). Saya sampe kasihan banget.
Akhirnya saya bawa ke dokter.
Dikasih microlac yg disuntikkan ke dubur. Begitu
disuntikkan +/- 5 menit
kemudian langsung keluar berupa bulatan-bulatan
hitam dan keras. Selanjutnya
dikasih obat cair dupalac yg berfungsi melunakkan
kotoran. Terus kata dokter
perbanyak minum air putih, makan sayuran dan
buahnya hanya jeruk dan pepaya.
Bagaimana kalo konsultasi dulu dengan dokternya ?
soalnya obat-obat tsb
harus resep dokter. Utk sementara ya perbanyak
minum air putih hangat dulu,
semoga berhasil.

-----Original Message-----
From:           dian indiastuti [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:           Friday, January 19, 2001 3:51 PM
To:        [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [balita-anda] Bayi Susah B.A.B

Dear Netters,

Anak saya berumur 8 bulan. Sejak umur 7 bulan dia
susah sekali untuk buang air besar (B.A.B). Dua
hari
sekali baru bisa B.A.B. Padahal sudah saya beri
buah-buahan, seperti Pepaya, Melon, Jeruk. Dan
untuk
Nasi tim, saya sudah campur dengan sayuran yg
berserat, spt. Bayam dan kangkung.
Saya merasa kasihan sekali setiap dia "poupie"
(istilah di keluarga kami jika menyebut B.A.B),
karena
fesesnya sampai mengeras (membatu) dan
berdarah..:(

Adakah teman-teman yang punya pengalaman seperti
saya
ataupun masukan untuk masalah ini?
Your inputs would be appreciated....:)

Terima kasih,
-Mamanya Dinda-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya setuju kalu BAB keras bisa dikarenakan susu
botol (mungkin tidak
cocok)bisa dicoba merk lain mba'/ kalau memang
sudah tidak diberi ASI.Karena
ini menurut pengalaman anak pertama saya (tapi
kalau sampai berdarah begitu)
sebaiknya dikonsultasikan ke DSA saja mba'

Salam,
Mamik J.Maddenuang
Mama Ghifari dan Gaska
*****************************

Kemarin saya & isteri ke DSA, karena anak kami
susah juga BAB-nya ( sudah 5
hari tidak BAB ). DSA-nya memberi saran agar susu
botol dikurangi dan
memperbanyak memberi ASI, agar BAB-nya bisa
lancar.
Untuk kasus ibu, apakah mungkin karena terlalu
banyak fariasi makanan yang
diberikan ke bayi ibu ? Sehingga BAB-nya susah,
karena fesesnya sampai
mengeras (membatu).

---------------------------------------------------------------------------------------
Mbak,
bagaimana dg minumnya? Berapa banyak cairan yang
masuk seharinya?
Soalnya, meskipun makannya sudah bervariasi
(serat kasar), tapi kalau air
minumnya kurang, bisa bikin susah bab juga.
Kalau jumlah cairan ternyata sudah cukup, tapi
masih susah bab juga, saran
saya sebaiknya dibawa ke dokter, krn ada
kemungkinan penyerapan di ususnya
(terutama usus besar) ada yg ngga' betul --
mungkin usus besarnya tll byk
menyerap air.
Atau kalau dia sudah bisa duduk, coba setiap pagi
dudukkan di potty anak
kecil, mungkin ini bisa membantu.
Untuk sementara, jika pupnya masih keras, kalau
Mbak lihat dia sudah mulai
mau pup (ngeden), bisa dibantu dg memberikan baby
oil diteteskan di (maaf)
lubang anusnya -- jadi bisa licin, dan mencegah
pendarahan.
Segini dulu Mbak, semoga si kecil cepat sembuh!

rgds,
Quinike
---------------------------------------------------------------
mungkin minum air putihnya perlu diperbanyak lagi
... mudah-mudahan jadi
lancar.

Best regards,

Dian Pertiwi




Dian Indiastuti
ASEAN SECRETARIAT
Jl. Sisingamangaraja No. 70 A
Jakarta 12110
Tel.: (62-21) 726-2991/724-3372 ext. 268
Fax.: (62-21) 739-8234/724-3504



>> kirim bunga, pesan cake & balon ulangtahun? klik, http://www.indokado.com  
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]




















Kirim email ke