Pak Cakra,
Echa, anak saya, sampai sekarang (2 tahun 4 bulan) tidak pernah mau nge-dot
juga. Sampai sekarang kalau dia minum susu, kadang-kadang masih disuapin
pakai sendok. Itu menguntungkan karena anak jadi tidak "bingung puting"
sehingga walaupun saya bekerja, saya masih tetap bisa memberi ASI sampai dia
berusia 1 tahun 4 bulan (sampai 10 bulan full ASI, tanpa susu formula).
Karena anak tetap menyusu ASI, sehingga ASI akan terus berproduksi. Memang
pada awalnya agak merepotkan bila kita hendak memberi susu, tapi sekarang
saya tidak perlu repot-repot memisahkan dia dari botol dotnya. Ada anak
teman saya sampai kelas 3 SD masih belum bisa melepaskan kebiasaan
nge-dot-nya. Dan lagi, menurut DSAnya, karena dia tidak mau pakai botol dot,
maka dia tidak pernah menyusu sambil tidur, sehingga giginya
pun(mudah-mudahan) tidak akan cepat rusak. Kita juga tidak perlu beli dot
dan mengurangi pemberian susu formula karena ASI masih mencukupi, lebih
hemat kan Pak.
Jadi Pak, menurut saya, tidak mau pakai dot itu malah bagus. Mungkin perlu
Bapak usahakan suasana pemberian susu yang menyenangkan bagi Darell, apakah
sambil mendengarkan / menonton lagu kesukaannya, sambil dinyanyikan lagu
yang dia kenal, diajak ngobrol, dsb yang Bapak pasti leboh tahu mengenai
Darell. Hanya saja saran saya, jangan dibiasakan diberi susu / makan sambil
jalan-jalan di luar rumah. (Sudah repot-repot kita steril botol susunya /
peralatan makan, menjaga kebersihan makanannya, tapi debu-debu di jalan
dibiarkan masuk ke susu / makanannya.)
Mudah-mudahan sharing ini bisa membantu Pak.
Regards,
mama Echa
-----Original Message-----
From: Andi Cakrayani Marzuki [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, April 18, 2001 9:52 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [balita-anda] Susah minum pakai botol susu + dot
Dear Ibu / Bapak yth,
Mohon maaf sebelumnya kalau masalah ini sudah pernah dibahas sebelumnya,
kebetulan saya termasuk peserta baru di milis ini.
Saya punya masalah dengan putra saya ( Darell ) yang berumur 6 bulan. Dia
susah sekali minum susu formula (yang kami perkenalkan sebagai suplemen ASI
sejak dia berumur 3 bulan) dengan menggunakan botol susu + dot. Kami sudah
mencoba berbagai macam dot, baik berupa bahan dan bentuknya tetapi hasilnya
tetap saja sama. Sempat beberapa waktu berhasil dengan dot yang berbentuk
gepeng, tetapi setelah itu tidak pernah berhasil lagi. Sebagai gantinya,
kami suapin susu tsb dengan menggunakan sendok. Tetapi masalahnya, selain
waktunya lama (anak jadi cepat bosan) juga jumlah susu yang masuk tidak
terlalu banyak (hanya sekitar 20 - 30 cc). Sampai saat ini sih dia masih
diberi ASI juga oleh mamanya.
Apakah memang ada anak yang tidak akan pernah bisa nge-dot ?? Cara apa yang
mesti saya coba agar anak saya bisa nge-dot seperti anak-anak yang lain ??
Bagi anda yang punya informasi dan pernah punya pengalaman dengan masalah di
atas, mohon di share.
Terima kasih.
Salam,
Cakra
>> kirim bunga ke negara2 di Asia? klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> kirim bunga ke negara2 di Asia? klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]