yang belum mendapat bagian cerita lengkapnya silahkan lihat cerita ini (bagus). ----- Original Message ----- From: sonya chaterina <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, May 11, 2001 12:46 PM Subject: [balita-anda] Cerpen: -= Bulan =-(1) > Dear netters, > > ini ada cerita bagus (menurut saya loh..) > kalau ada yg tdk berkenan atau kepanjangan saya mohon maaf > > > > -= Bulan =- > > > > "ISHLAH edisi 74 tahun IV, 1997" > > > > Dian menatap piring-piring kotor yang belum dicuci itu dengan alis mata > > bertaut dan mulut membulat. Matanya menelusuri isi dapur dengan nanar, > > piring-piring kotor itu seperti mengejeknya, sisa makanan yang hampir > > membusuk mengeluarkan bau yang menggelitik cuping hidungnya. Belum lagi > > pakaian kotor anak-anak, yang sudah menggunung di ember cucian. > > Warnanya coklat lumpur bercampur kuning kotoran bayi. > > Kemarin, Senja bermain lumpur dengan Fajar di depan rumah, dan Bayu > bayi > > mungil anak ketiganya itu rasanya tak henti-hentinya mengompol dan > buang > air > > besar. Tiba-tiba kepala Dian berdenyut-denyut. Peluh membasahi > > dahinya sebesar-besar biji jagung. Jantungnya berdebar-debar. Jemari > Dian > > memijit-mijit keningnya, lalu mengelus-elus dada dirinya. > > "Ayah..!" Sebuah teriakan membuat Dian serentak menoleh. Tampak di > matanya > > sosok makhluk mungil dengan rambut keriting seperti rambutnya > menatapnya > > dengan mata bulat. > > Dian terbahak-bahak. Tiba-tiba ia lupa sakitnya. Senja, gadis mungilnya > > yang baru dua setengah tahun itu, memakai baju terbalik, sepatunya pun > > terbalik. Ia membaya payung kecilnya lalu berputar-putar seperti > balerina. > > "Nja cantik ya, Yah..," celotehnya. > > "Sini kamu..," panggil Dian dengan senyum yang terus melebar. > > "Bisa pakai baju sendiri, ya?" tanya Dian sambil mencubit pipi montok > > kemerahan milik Senja. Yang ditanya mengangguk-angguk genit. > > "Nja mau jalan-jalan.., seperti biasa sama Bunda..," rajuk Senja. > > Kepala Dian kembali berdenyut. Ia ingat piring-piring kotor itu, cucian > yang > > menggunung, dan pekerjaanya di kantor yang seperti membunyikan jerit > yang > > sama, Bereskanlah aku!!!" Serentak diraihnya tubuh mungil Senja, > sementara > itu > > jemarinya menekan tombol-tombol telepon. > > "Assalamu'alaikum..bisa bicara dengan Tommy?" Dian mengiyakan ketika > suara > > di seberang menyuruhnya menunggu. > > "Assalamu'alaikum. Tommy disini, bicara dengan siapa ya?" terdengar > suara > > di telinga Dian. > > "Ini aku Tom, bisa minta tolong?" tanya Dian sambil mengeryitkan hidung > > karena rambut ikal Senja mengelitik lubang hidungnya. Senja > terkekeh-kekeh > > ketika Dian meniup lubang telinganya. > > "Oh, Uda Dian. tolong apa Uda?" Tommy balik bertanya. > > "Kamu ke sini deh..ni anak minta jalan-jalan.." > > "Maksudnya Senja...?" > > "Iya, siapa lagi?" > > "Wah..sedang banyak paper nih, Da." > > Ck... tolong dong, Tom.., tolong, ya?" Dian sedikit merengek. > > "Yaaa..gimana, ya?" > > "Ayo dong Toomm.., please.." > > "Hhmmm, iya deh lima belas menit lagi Uda." > > Alhamdulillah..," seru Dian lega. Diacaknya rambut ikal gadis kecilnya. > > Diangkatnya tubuh mungil itu sambil berseru-seru.., diciuminya perut > mungil > > Senja. Senja terkekeh-kekeh. > > "Yah.., Fajar ikut, ya?" > > "Lho, jagoan Ayah sudah bangun..? Sudah baca do'a bangun tidur belum?" > > tanya Dian melihat kepala anak sulungnya menyembul dari balik pintu. > > "Sudah, yah," jawab Fajar pelan. > > "Oke, sekarang kalau mau ikut, mandi dulu. Handuknya sudah ayah siapkan > > di tempat tidurmu. Senja, ayo ayah benahi bajumu.," seru Dian memberi > komando. > > Tiba-tiba terdengar tangis bayi. Kepala Dian kembali berdenyut. Bayu... > > > > *** > bersambung... > > > > >> Mau kenduri di kantor? Perlu nasi tumpeng? klik, http://www.indokado.com > >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com > Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED] > Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] > > > >> Mau kenduri di kantor? Perlu nasi tumpeng? klik, http://www.indokado.com >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED] Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
