Dear all,
Anak saya berusia 2,5 tahun dan agak sulit makan. Mertua saya menganjurkan diberikan
jamu cekok-an untuk menambah nafsu makannya. Pemberian jamu ini sudah dilakukan selama
lebih kurang 4 minggu (2 kali seminggu)dan dilakukan langsung oleh "si mbak" pedagang
jamu keliling dengan caranya sendiri (memasukkan ramuan yang sudah diberi air hangat
ke dalam kain dan memerasnya ke dalam mulut anak dengan posisi anak dipegangi
terlentang).
Bagaimana menurut anda dipandang dari sudut kesehatan atau faedah yang didapat dari
pemberian jamu tersebut, karena saya khawatir lambung anak Balita belum bisa menerima
ramuan jamu tersebut ditambah lagi cara pemberiannya (yang menurut saya kasar)
khawatir akan berpengaruh secara kejiwaan dan malah membuat anak tambah malas makan.
Apakah ada diantara rekan-rekan yang juga melakukan hal yang sama terhadap
putra/putrinya ? Dan bagaimana hasilnya.
Atas bantuannya diucapkan terima kasih.
Febry