Dear Catrien....
Saya nggak praktekkan yang matematika, tapi saya praktekkan yang membaca
sejak Dea (sekarang udah hampir 10 tahun Oktober yad), kira-kira umur 4 - 5
bulan. Saya praktekkan mulai tahap ke 3 dari buku tsb (abis dulu
nich...bikin yang tahap 1 dan 2 nya agak malas ...seharusnya sich nggak gitu
yach...!!!). Saya buat waktu itu kira-kira hampir 100 kata. Dan saya
berikan ke Dea setiap hari min.2 kali (pagi sebelum saya kerja dan malam
sepulang saya kerja), kadang-kadang 3 kali di siang hari bersama opanya.
Cukup rutin saya lakukan, dan saya ingat betul waktu Dea usia 11 bulan,
sambil merangkak ke sana ke mari, saya sebarkan kartu-kartu itu dan saya
minta Dea untuk mencari kata-kata dari kartu-kartu yang disebar itu dan
hampir semua kata yang saya sebutkan, Dea bisa mencarinya dan menunjukkannya
kepada saya. Sambil ditunjukkan ke saya, sambil wajahnya girang sekali.
Memang saat itu belum bisa berbicara (mengucapkan apa yang dibaca, tapi Dea
bisa menunjukkan kartu-kartu itu, yang menurut saya berarti bisa membaca,
karena membaca nggak sama dengan berbicara). Masalahnya adalah saya tidak
meneruskannya, kira-kira usia 13 bulan saya stop (nach ini yang sama sekali
nggak boleh ditiru!!!), karena waktu itu saya banyak sekali ke luar kota.
Tapi urusan membacakan buku tidak pernah berhenti, karena ditolong oleh
opanya. Lalu mulai diajarkan lagi di usia 3 tahun, dan ternyata saya tidak
mengalami kesulitan sama sekali untuk mengajarkannya membaca, yang hanya
dalam waktu 6 bulan Dea sudah lancar membaca, jadi praktis usia 3,5 tahun
Dea udah bisa membaca buku-buku anak-anak yang sederhana, usia 5 tahun udah
membaca cerita-cerita sejenis lima sekawan (yang udah nggak ada gambarnya).
Saya percaya banget bahwa apa yang diajarkan di buku itu terbukti. Teman
saya di Sby, mempraktekkannya 15 tahun yang lalu, dan saat itu di usia
anaknya 18 bulan sudah lancar membaca koran. Saya juga pernah
menyelenggarakan seminar di Bandung kira-kira 3 tahun yang lalu dengan topik
itu, salah seorang peserta malah mengatakan anaknya usia 15 bulan sudah
lancar membaca. Pengalaman-pengalaman tsb tidak berarti kita
berlomba-lomba untuk menjadikan anak kita bisa membaca secepat mungkin,
tetapi sekedar menunjukkan bahwa hal itu bisa terjadi, karena otak anak kita
yg luar biasa. Yang penting menurut saya adalah bukan target usia berapa
anak saya HARUS bisa baca, tetapi bagaimana kita bisa membentuk anak-anak
kita cinta baca sejak dini. Dan kecintaannya pada membaca, 'salah satu'nya
(bukan satu-satunya) adalah dengan mengajarkannya membaca. Seperti
dituliskan oleh Glenn Doman, yang penting pada saat mengajarkan, hati
keduanya (anak dan ibu) harus sama-sama dalam suasana yang senang, dan
mengajarkannya dengan expresive, karena bagaimana pun canggihnya peralatan
yang kita miliki, kalau tidak di bungkus dengan kasih, cinta, harapan dan
kebahagiaan, maka tidak akan menghasilkan seperti yang kita harapkan.
Mengajar anak harus sambil bermain dan sambil bermain kita bisa mengajarkan
banyak hal pada anak. Dan kalimat yang paling saya ingat adalah : Orang tua
adalah guru yang pertama dan utama dan rumah adalah sekolah yang paling
penting buat anak-anak kita tercinta.
Segitu dulu Catrien...moga-moga menambah semangat Catrien dalam
mempraktekkannya.
Selamat berjuang demi anak kita tercinta.
Salam,
IFM
----- Original Message -----
From: "Catrien Lanny" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "balita" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, June 11, 2001 10:57 AM
Subject: [balita-anda] Sharing :Mengajar Bayi Matematika/Membaca
>
> Dear all,
>
> Bagi netters yang sudah mempraktekan :
> - Bagaimana Mengajar Bayi Matematika atau
> - Mengajar Bayi Membaca
> Boleh dong sharing keberhasilan atau kesulitan yang ditemui.
>
> kalau Andrew,
> belajar math udah mulai 8bln kemudian berhenti (mamanya sich kurang cepet
buat bola
> merahnya..... payah ya)
> dan di 11bln mulai dari awal lagi dengan pola domino tsb. Andrew gembira
kalau
> saya/pengasuhnya nunjukin karton tsb. Apalagi kalau sambil main
sembunyi"an.
>
> Ok, kutunggu sharingnya.
>
>
> Gby, mamanya Andrew
>
>
>
> >> Rayakan ultah putra/i Anda dengan kue Teletubbies dll! Klik,
http://www.indokado.com/kueultah.html
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>> Rayakan ultah putra/i Anda dengan kue Teletubbies dll! Klik,
>http://www.indokado.com/kueultah.html
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]