mbak Diah, selamat yah atas lahirnya sekar, dan selamat bergabung kembali
dgn milis balita, saya rasa pengalaman mbak sanagat luar biasa dan mbak
hebat bisa melalui semuanya....sekali lagi selamat yah mbak....
salam manis utk sekar, semoga jadi anak yang cantik dan baik
vERa - mama marchel
----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, July 19, 2001 3:59 PM
Subject: [balita-anda] Preeclampsie
> Hello rekan2 netters!
> Apa kabar semuanya?
> I am back after 3 months maternity leave!
>
> Saya ingin share sedikit mengenai seputaran proses kelahiran putra-putri
> saya.
>
> Alhamdulillah, anak kedua saya, Ayu Sekar Tunjung lahir dg selamat pada
tgl
> 17 Maret 2001, meski harus dibantu melalui operasi cesar.
> Operasi itu diputuskan secara mendadak oleh DSOG saya, karena selama 3
> minggu terakhir tekanan darah saya cenderung tinggi. Ini adalah salah satu
> gejala pre-eklampsia atau keracunan kehamilan. (Gejala lain yg bisa
terjadi:
> kaki/ tangan bengkak, kelopak mata bengkak, urin mengandung protein)
> Meski sudah diberi obat supaya menjadi normal, rupanya tidak banyak
> membantu. Untuk itulah, meski usia kandungan saya baru 36 minggu, terpaksa
> operasi dilakukan utk menghindari macam2 komplikasi yg berkepanjangan.
DSOG
> saya mengatakan, kalau tekanan darah terus tinggi (mencapai 110/ 155):,
> tidak mungkin saya melahirkan normal. Kalau saya dipaksa utk mengedan,
akan
> berbahaya bagi keselamatan saya sendiri. Bisa juga akan terjadi pendarahan
> dll.
> Di samping itu, akan juga membahayakan keselamatan bayi, bila terjadi
gawat
> janin (detak jantung nya tidak normal).
> Sempat saya di- EKG, utk memonitor kondisi bayi saya, Alhamdulillah detak
> jantung nya bagus, tak ada kelainan.
> Untuk itu pula DSOG menyarankan segera dilakukan operasi. Karena toh
bayinya
> cukup sehat.
> Hanya saya perlu diberikan suntikan (nama obatnya saya lupa) 2 kali utk
> penguat paru2 bayi. Meski sangat mungil (hanya berbobot 2.33 kg, panjang
45
> cm), Alhamdulillah Sekar lahir dg sehat, bahkan langsung menangis saat
> dikeluarkan dari perut saya. (Indikasi lain dari preeklampsia biasanya
bayi
> sangat kecil, karena makanan dari ibu tidak dpt tersalurkan dg lancar ke
> janin -- menumpuk di plasenta).
>
> Sebenarnya anak pertama saya dulu bisa lahir dg cara normal, meskipun ada
> indikasi preeklamsia juga, spt kaki bengkak dan tensi cenderung tinggi.
> Namun rupanya ketuban sudah pecah duluan, lalu proses kelahirannya sendiri
> juga amat cepat (dari kontraksi pertama sampai melahirkan hanya
berlangsung
> selama 3 jam). Jadi Alhamdulillah lancar2 saja.
> Hanya.. ada tapi-nya nih.. kira2 1/2 jam setelah DSOG nya meninggalkan
> ruangan bersalin, baru saya merasakan sakit yg luar biasa di sekitar jalan
> lahir (di jahitan episiotomi). Betul2 luar biasa saya katakan, krn saya
> benar2 sampai tidak kuat menahan. Saya sampai menangis & teriak2 ngga
> karuan. Bahkan lebih sakit daripada saat bayinya lahir.
> Diberi obat2 penahan rasa sakit juga, tidak menolong. Tensi saya sampai
> mencapai 185!
> Untung saja, DSOG bisa segera dipanggil kembali karena tinggal hanya di
> belakang RS.
> Begitu dokter dipanggil, saya langsung diberi infus, dan dibius total..
> Terpaksa dokter membuka lagi jahitan episiotomi saya, lalu mem-"benahi"
nya.
> 3-4 jam kemudian saya baru siuman.
> Rupanya belakangan diketahui bahwa telah terjadi pendarahan di dalam,
karena
> ada pembuluh darah yg pecah. Hal ini berkaitan erat dg tekanan darah saya
yg
> juga tinggi tadi.
> Alhamdulillah, segera bisa ditangani & saya bisa diselamatkan.
>
> Demikian sharing dari saya. Tujuan saya menyampaikan ini karena, dari
> pengalaman saya, banyak orang yg kurang mengetahui soal Preeclampsia atau
> Keracunan kehamilan ini.
> Banyak teman2 atau saudara2 saya yg baru mengetahuinya bila saya cerita
> pengalaman saya di atas.
> Namun begitu saya juga orang awam, kalau ada salah persepsi atau kurang
> informasinya, saya mohon maaf.
> Tapi mengingat banyaknya bahaya yg diakibatkannya (silakan baca artikel2
> mengenai preeklampsia di webpage di bawah), paling tidak pengalaman ini
bisa
> dipakai sbg masukan bagi rekan2 milis sekalian.
> Mohon maaf bila terkesan menggurui, yg jelas tujuan saya adalah demi
> kebaikan bersama. OK?
> Semoga bermanfaat.
>
> PS: bisa juga dibaca artikel2 mengenai penyakit ini di:
> http://www.babycenter.com/refcap/pregnancy/pregcomplications/257.html
> http://www.preeclampsia.org/
>
> Best Regards,
> Ibunya Dito & Sekar
>
> >> Rayakan ultah putra/i Anda dengan kue Teletubbies dll! Klik,
http://www.indokado.com/kueultah.html
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>> Rayakan ultah putra/i Anda dengan kue Teletubbies dll! Klik,
>http://www.indokado.com/kueultah.html
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]