5 Prinsip Komunikasi dengan Anak
1. Jangan pernah menganggap anak bodoh atau tak tahu apa-apa
Berbeda dengan anggapan banyak orang dewasa ini, anak yang paling kecil sekalipun
sebenarnya sudah menyerap banyak hal dari lingkungannya. Ia melihat, merasakan,
mendengar dan memikirkan (meski masih dalam kapasitas yang terba-tas). Kadang-kadang
bahkan dengan kepekaan yarg luar biasa. Expect more they'll give you more.
2. Hati-hati dengan kemampuan orang tua menghipnotis anak
Prinsip programming komputer garbage in garbage out (sampah yang masuk, sampah yang
keluar), benar-benar terbukti dalam pendidikan anak. Kalau orang tua ingin memperoleh
output yang berkualitas, masukkanlah bahan-bahan mentah y�ng baik. Pujian,
pengharga-an, kata-kata manis, omelan yang proporsional dan tidak rnerendahkan harga
diri anak; semuanya menentukan output itu. Sebaliknya, celaan dan hinaan akan
menghipnotis anak bahwa dirinya tak berharga sampai ia dewasa.