> Mau ikutan sharing masalah rumah sakit......
> 
> Saya pernah juga mengalami 2 kali di rumah sakit karena anak saya sakit.
> Pertama tahun 1999 di RS. Medistra - Jakarta saat baru lahir (anak saya
> lahir dan saat itu tidak boleh langsung di bawa pulang karena sesuatu).
> Kedua tahun 2000 di RS. Borromeus - Bandung saat umurnya 9 bulan.
> 
> Pelajaran berharga yang kita peroleh adalah pentingnya kontrol dari orang
> tua terhadap kinerja rumah sakit, perawat dan dokternya. Alhamdulillah
> istri saya mempunyai background akademis yang kuat dan sangat kritis
> sehingga kita bisa terus-menerus ikut melakukan kontrol. Masalah yang
> paling mencolok adalah bahwa para dokter memberikan petunjuk yang kurang
> detil kepada perawat dan para perawat merasa segan untuk melakukan
> klarifikasi, sehingga pada implementasinya (suntikan atau obat) sering
> berdasarkan pengetahuan perawat saja. Disinilah peran yang kita lakukan,
> kami tidak biarkan dokter pergi sebelum kita sendiri mengerti apa yang
> sebenarnya diminta oleh dokter untuk dilakukan oleh para perawat. Semua
> yang ditulis dan diperintahkan kepada perawat harus atas sepengetahuan
> kami agar kami bisa membantu perawat untuk menjalankan perintah dokter
> tepat seperti yang diminta. Memang terasa cerewet tapi itulah hak
> kita....anak kita diamanahkan kepada kita oleh Allah untuk dipelihara.
> Jika ada hal-hal diluar itu, misalnya pada malam hari mendadak panasnya
> naik.....maka harus ada dokter atau dokter pengganti yang bisa dihubungi,
> bukan perawat yang memutuskan. Yang jelas dirasakan adalah perawat lebih
> takut kepada dokter dibanding pasien, dan inilah asal mulanya semua
> masalah.
> 
> Saya sarankan para orangtua untuk melakukan pressure kepada para dokter
> dan perawat di rumah sakit agar mereka bekerja dengan hubungan partnership
> yang seimbang. Dokter harus memahami bahwa dia-lah yang bertanggung-jawab
> terhadap pasien, perawat hanyalah bertugas sebagai kepanjangan tangannya
> dalam menjalankan tugas.
> 
> Secara obyektif, kedua rumah sakit yang saya sebutkan di atas saya nilai
> mempunyai perawat-perawat yang cukup profesional dan baik. Tetapi tetap
> diperlukan kontrol dari orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak kita
> mendapatkan pengobatan dan perlakuan yang tepat.
> 
> Mungkin diperlukan suatu lembaga yang mengawasi rumahsakit, khususnya
> menyangkut perlakuannya kepada pasien anak-anak, semacam "Hospital Watch".
> 
> Achmad Abimanyu
> 
> 
> 

>> Kirim bunga dukacita, ucapan selamat dll ke mancanegara? Klik, 
>http://www.indokado.com/international/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]







Kirim email ke