FYI
----- Original Message -----
From: AdeReena <[EMAIL PROTECTED]>
To: HOTLINE List Member <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 25, 2001 9:07 AM
Subject: [HOTLINE] Waspadai Virus Singapura {01}
For your children or grand children.
IDAI: Waspadai Virus Singapura
Jakarta, Rabu Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Jose Batubara MD
meminta masyarakat mewaspadai Virus Singapura yang menyerang tangan, mulut,
dan kaki anak di bawah sepuluh tahun. Kini virus tersebut mulai mewabah di
sejumlah wilayah Jabotabek "Masyarakat harus waspada dan lebih
memperhatikan
kondisi kesehatan anak-anaknya mengingat virus ini menular dengan cepat
pada anak-anak usia di bawah lima tahun (balita)," katanya kepada ANTARA di
Jakarta, Selasa (28/8) malam.
Jose mengemukakan hal itu berkaitan mewabahnya penyakit yang setahun
lalu menyerang anak-anak Singapura. Bahkan, negeri jiran itu sampai perlu
meliburkan sekolah dan menguras kolam renang tempat anak-anak.
Menurut dia, penderita yang terlanda penyakit yang dikenal dengan
sebutan "Hands, "Foots", dan "Mouths Desease" (HFMD) itu banyak menyerang
anak-anak di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Bekasi Timur.
"Dari laporan yang saya terima bahkan ada sekolah di wilayah Pondok
Indah, Jakarta Selatan, terpaksa diliburkan.
Virus menular lebih cepat jika terjadi kontak langsung atau bermain terlalu
dekat," ujarnya. Menurut dokter yang sudah menangani sekitar 200 pasien
terkait beberapa bulan belakangan ini, gejala anak yang terserang Virus
Singapura itu adalah bintik-bintik merah di seputar tangan, kaki, dan mulut
yang kemudian membengkak.
"Sebenarnya anak tidak perlu sampai menginap di rumah sakit. Tetapi jika
sudah parah, misalnya anak tidak mau minum atau makan. Karena, sakit
rasanya jika menelan. Dengan terpaksa, penderita harus dirawat dirumah
sakit," ujarnya. (Ant/prim)
Untuk yang punya balita, supaya berhati-hati.. silahkan simak berita
dr Ikatan Dokter Anak dibawah ini.....dan tolong seberluaskan ke teman
yang punya anak balita... Sebagai tambahan informasi gejalanya:
1. Gejala awal demam sampai sekitar 29-30 C
2. Timbul gejala seperti sariawan (bintik-bintik dimulut dr mulai bibir
sampai ke dalam mulut)
3.Muncul bintik-bintik merah di telapak tangan, telapak kaki dan
sekitar lutut.
Penanganan:
1. Dijaga panasnya dengan obat penurun panas dan dimonitor jangan sampai
step.
2. Diupayakan terus utk dapat minum yg banyak syukur-syukur kalau bisa
makan
(jangan sampai mengalami dehidrasi).
3. Jangan berikan obat yang lain (antibiotik atau lainnya kecuali atas
anjuran dokter) krn Virus ini masih belum ada obatnya.
4. Awasi dg ketat kalau anak tdk mau minum apalagi makan, perhatikan dg
sekasama kencing terakhir anak dan catat jam nya, cek kembali apakah dalam
kurun 6 jam anak kencing lagi atau tdk, kalau masih kencing berarti
anak masih dalam keadaan aman tetapi apabila tdk kencing berarti anak
sdh mengalami dehidrasi.
5. Kalau sdh menampakan gejala dehidrasi, segera larikan anak ke RS utk
dibantu pemasukan cairan tubuhnya (diinpus).
Tambahan:
1. Jangan panik, penyakit ini akan hilang dalam jangka satu minggu.
2. Jauhkan anak yg terkena penyakit dr saudara atau teman-teman balitanya
(terutama kontak langsung spt main, berenang atau tidur bersama).
Semoga ada manfaatnya,
>> Kirim bunga dukacita, ucapan selamat dll ke mancanegara? Klik,
>http://www.indokado.com/international/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]