* Mengapa Tulang Belakang Terasa Sakit
Apakah nyeri tulang belakang tidak dapat dihindari? Apa yang dapat Anda
lakukan untuk meringankan atau mencegahnya? Kapan�Anda harus mencari
pertolongan medis tulang belakang Anda? Meskipun nyeri tulang belakang
yang berlangsung lama dapat menjadi tanda dari banyak penyakit dalam,
pembahasan ini akan dipusatkan pada dua sumber nyeri tulang belakang-
burut cakram antar ruas tulang belakang dan kejang-kejang otot.
Burut Cakram adalah penyebab utama nyeri tulang belakang di kalangan
anak-anak muda dan orang usia setengah baya. Cakram-cakram demikian
sering disebut sebgai "cakram-cakram bergeser", istilah yang keliru, karena
mereka tidak dapat bergeser dari tempatnya.
Seraya seseorang mencapai usia 20-an tahun, bagian dalam yang lembut dari
cakram-cakram tersebut mulai hilang elastisitas dan kelembapannya, yang
menyebabkan cakram menyusut. Tetapi biasanya ini tidak menyebabkan
rasa nyeri. Meskipun demikian, bagi beberapa orang, rasa nyeri yang hebat
timbul ketika sebagian dari bagian dalam yang lembut tersebut keluar,
atau menonjol , menembus gelang jaringan ikat.
Majalah Fortune memberikan komentar mengenai cakram ini, "Sekali mereka
mundur melampui titik tertentu,tekanan sedikit saja -hal yang sepele seperti
 bersin atau membungkuk untuk memindahkan alat stereo dpat menjadi
penyebab merobeknya. Kondisi yang sangat menyakitkan yang dikenal
sebagai skiatika, misalnya, dapat timbul jika ada tekanan yang mendesak
akar-akar dari saraf skiatika.. Beberapa akar saraf yang muncul dari bagian
bawah tulang belakang membentuk saraf skiatika. Rasa nyeri skiatika
biasanya dimulai dari tulang belakang bagian bawah dan menyebar ke dalam
pinggul dan bokong lalu bagian belakang paha, kadang-kadang sampai betis
dan telapak kaki. Sebagai akibatnya, seseorang mungkin mengalami foot
drop berjalan dengan kaki mneyeret kaean otot kaki tidak dapat mengangkat
jari-jari kaki. Seorang penderita mungkin juga merasa seperti ditusuk-tusuk,
mati rasa, dan kelemahan otot pada kaki.
Jika cakram-cakram menekan akar-akar saraf pada cauda equina (tulang ekor),
sekelompok saraf tepat di bawah pinggang yang melayani kandung kemih dan
usus besar, seseorang mungkin mengalami kesulitan buang air kecil dan buang
air besar. Orang yang mengalami gejala-gejala ini hendaknya segera
berkonsultasi dengan dokter, karena hal itu bisa jadi merupakan tanda-tanda
dari peroblem-problem serius yang berkaitan dengan saraf.
Para Dokter sependapat bahwa kejang otot timbul untuk memberi peringatan
kepada seseorang akan munculnya kerusakan lebih parah sampai melemahnya
otot-otot. Sebuah buku terbitan Time-Life, The Fit Back, menyatakan,
"Dengan membuat tulang belakang tidak berdaya, kejang-kejang memaksa
anda mengambil tindakan terbaik dan berbaring. Posisi ini tidak hanya
mengurang
ketegangan pada tulang belakang Anda, tetapi juga membiarkan jaringan yang
meradang memperbaiki diri sendiri."
Dalam upaya mencegah peregangan otot-otot yang sering memicu kejang-kejang,
maka otot-otot tulang belakang, perut, dan paha perlu kencang dan kukuh.
Otot-otot perut yang kendur, misalnya, bisa jadi membuat tulang belakang
regang karena otot-otot tersebut tidak memberikan dukudngan yang semestinya
dan tidak sanggup menahan tarikan berat badan pada tulang belakang.
Jika otot-otot perut terlatih dengan baik, otot-otot tersebut membuat
"korset"
yang mencegah tulang belakang bagian bawah yang melengkung menjadi posisi
bungkuk. Pembungkukan tulang belakan gbagian bawah yang melengkung
berlebihan, mendorong ruas-ruas tulang belakang bagian bawah ke luar dari
jajarannya.

BERSAMBUNG ....



>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]








Kirim email ke