"Semoga bermanfaat dan mohon maaf bagi yang tidak berkenan"
------------------------------------------------------------

Rasulullah saw merasakan pentingnya bermesraan dengan
istri, sehingga beliau pun mempraktekkannya untuk
menghias hari-hari dalam keluarganya, yang
tecermin seperti dalam hadis-hadis berikut:

1. Tidur dalam satu selimut bersama istri

Dari Atha' bin Yasar: "Sesungguhnya Rasulullah saw dan
'Aisyah ra biasa mandi bersama dalam satu bejana.
Ketika beliau sedang berada dalam satu
selimut dengan 'Aisyah, tiba-tiba 'Aisyah bangkit.
Beliau kemudian bertanya, 'Mengapa engkau bangkit?'
Jawabnya, 'Karena saya haidh, wahai
Rasulullah.'
Sabdanya, 'Kalau begitu, pergilah, lalu berkainlah dan
dekatlah kembali kepadaku.' Aku pun masuk, lalu
berselimut bersama beliau." (HR Sa'id bin Manshur)

2. Memberi wangi-wangian pada auratnya

'Aisyah berkata, "Sesungguhnya Nabi saw apabila
meminyaki badannya, beliau memulai dari auratnya dan
mengolesinya dengan nurah (sejenis bubuk
pewangi), dan istrinya meminyaki bagian lain seluruh
tubuhnya. (HR Ibnu Majah)

3. Mandi bersama istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Aku biasa mandi bersama
dengan Nabi saw dengan satu bejana. Kami biasa
bersama-sama memasukkan tangan kami (ke dalam
bejana)." (HR 'Abdurrazaq dan Ibnu Abu Syaibah)

4. Disisir istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya biasa menyisir
rambut Rasulullah saw, saat itu saya sedang haidh".(HR
Ahmad)

5. Meminta istri meminyaki badannya

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya meminyaki badan
Rasulullah saw pada hari raya 'Idul Adh-ha setelah
beliau melakukan jumrah 'aqabah." (HR Ibnu
'Asakir)

6. Minum bergantian pada tempat yang sama

Dari 'Aisyah ra, dia berkata, "Saya biasa minum dari
muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk
tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat
saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum,
kemudian saya mengambil muk,lalu saya menghirup
isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya,
lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya
meletakkan mulut saya, lalu beliau pun enghirup- nya."
(HR 'Abdurrazaq dan Sa'id bin Manshur)

7. Membelai istri

"Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan
beliau mesti mengelilingi kami semua (istrinya)
seorang demi seorang. Beliau menghampiri
dan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga
beliau singgah ke tempat istri yang beliau giliri
waktunya, lalu beliau bermalam di tempatnya."
(HR Ahmad)

8. Mencium istri

Dari 'Aisyah ra, bahwa Nabi saw biasa mencium istrinya
setelah wudhu', kemudian beliau shalat dan tidak
mengulangi wudhu'nya."(HR 'Abdurrazaq)

Dari Hafshah, putri 'Umar ra, "Sesungguhnya Rasulullah
saw biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa."
(HR Ahmad)

9. Tiduran di Pangkuan Istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Nabi saw biasa
meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang
haidh, kemudian beliau membaca al-Qur'an."
(HR 'Abdurrazaq)

10. Memanggil dengan kata-kata mesra

Rasulullah saw biasa memanggil Aisyah dengan beberapa
nama panggilan yang disukainya, seperti 'Aisy, dan
Humaira (pipi merah delima).

11. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra

Nabi saw biasa memijit hidung 'Aisyah jika ia marah
dan beliau berkata,
"Wahai 'Uwaisy, bacalah do'a: 'Wahai Tuhanku, Tuhan
Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah
kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah
yang menyesatkan." (HR Ibnu Sunni)

12. Membersihkan tetesan darah haidh istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Aku pernah tidur bersama
Rasulullah saw di atas satu tikar ketika aku sedang
haidh. Bila darahku menetes ke tikar itu, beliau
mencucinya di bagian yang terkena tetesan darah dan
beliau tidak berpindah dari tempat itu, kemudian
beliau shalat di tempat itu pula, lalu beliau
berbaring kembali di sisiku. Bila darahku menetes lagi
ke tikar
itu, beliau mencuci di bagian yang terkena darah itu
saja dan tidak berpindah dari tempat itu, kemudia
beliau pun shalat di atas tikar itu." (HR Nasa'i)

13. Bermesraan walau istri haidh

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya biasa mandi bersama
Rasulullah saw dengan satu bejana, padahal kami
sama-sama dalam keadaan junub. Aku biasa menyisir
rambut Rasulullah ketika beliau menjalani i'tikaf di
masjid dan saya sedang
haidh. Beliau biasa menyuruh saya menggunakan kain
ketika saya sedang haidh,
lalu beliau bermesraan dengan saya." (HR 'Abdurrazaq
dan Ibnu Abi Syaibah)

14. Memberikan hadiah

Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata,
"Ketika Nabi saw menikah dengan Ummu Salamah, beliau
bersabda kepadanya, 'Sesungguhnya aku
pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi
sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak
kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja
Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah
itu akan dikembalikan.Jika hadiah itu memang
dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya
kepadamu."

Ia (Ummu Kultsum) berkata, "Ternyata keadaan Raja
Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah saw, dan
hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu
beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu
botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan
pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah."
(HR Ahmad)

15. Segera menemui istri jika tergoda

Dari Jabir, sesungguhnya Nabi saw pernah melihat
wanita, lalu beliau masuk ke tempat Zainab, lalu
beliau tumpahkan keinginan beliau kepadanya,
lalu keluar dan bersabda, "Wanita, kalau menghadap, ia
menghadap dalam rupa setan....Bila seseorang di antara
kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia
datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal
yang sama dengan yang ada pada wanita itu." (HR
Tirmidzi)

Begitu indahnya kemesraan Rasulullah saw kepada para
istrinya, memberikan gambaran betapa Islam sangat
mementingkan komunikasi non verbal ini,
karena bahasa tubuh ini akan lebih efektif menyatakan
cinta dan kasih sayang antara
suami istri.

Wassalam,
Bapaknya Fachri









>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke