Yth mbak Debby, ...
saya seneng banget deh sama informasi mbak Debby tentang perkembangan anak.
Tapiiii, ... sedih juga nih soalnya sekarang anak saya umur 7 bulan, setelah
saya cari, kok mbak Debby nggak ngirim yang umur 6 - 9 bulan ya.
Helep dong kirimin juga
Trims banget sebelumnya yah, sorry mengganggu lhooo.

dari :  Rifi, mamanya Erland



----- Original Message -----
From: Debby <[EMAIL PROTECTED]>
To: balita-anda <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, February 18, 2002 11:41 AM
Subject: [balita-anda] Fw: Perkembangan 3 sampai 6 bulan


> Perkembangan 3 sampai 6 bulan
>
> Masing-masing anak berkembang dalam kecepatan yang berbeda. Biarkan anak
> menentukan sendiri kecepatan perkembangannya.
>
> Aktivitas motorik
> � Bayi lebih memperhatikan lingkungannya. Pada saat tengkurap, ia akan
> berusaha mengangkat kepala dan dadanya.
> � Tengkurap sendiri kemudian membalik lagi ke posisi terlentang dimulai
pada
> umur ini.
> � Pada umur 6 bulan ia boleh didudukkan di sofa sambil diberi penyangga di
> belakangnya.
> � Ia boleh mencoba berdiri pada kedua tungkainya. Peganglah anak pada
> ketiak, turunkan perlahan-lahan sampai telapak menyentuh lantai atau meja.
> Biasanya ia merasa senang dan menaik-turunkan badannya.
> � Latihlah ia untuk menggapai suatu benda dengan meperlihatkan benda
> tersebut di luar jangkauannya.
> � Latihlah kedua tangannya. Biarkan ia memegang biskuit dan mainan,
kemudian
> memindahkan dari kanan ke kiri dan sebaliknya. Biarlah ia mencoba makan
> biskuit sendiri.
>
> Komunikasi
> � Bicaralah sesering mungkin dengan anak. Ulangi kata-kata tertentu dan
> usahakan agar ia mau meniru bunyi atau kata (Jangan bingung kalau anak
belum
> mengeluarkan kata yang jelas.Umur ini ia belum dapat melakukannya. Yang
> penting adalah usaha meniru).
> � Bunyikan suara di luar jangkauan pandangan anak. Apakah ia menoleh ke
arah
> sumber suara?
>
> Kemampuan interpersonal dan sosial:
> � Berikan respons bila anak menangis, jangan didiamkan saja. Bujuklah anak
> bila rewel.
> � Anak perlu ditimang dan dibelai.
> � Bila ia tersenyum pada anda, tersenyumlah kembali.
> � Mengusap punggung, lengan atau tungkai dapat membantunya bersantai.
> � Cobalah bermain 'Ciluk-ba' dengan anak.
> � Anak menikmati saat mandi. Biarkan ia bermain dengan air. Periksa suhu
air
> sebelum memasukkan anak. Jangan tinggalkan anak sendiri di dalam air.
>
> Beritahu dokter bila:
> � Telapak tangan bayi baru lahir selalu dalam posisi terkepal. Pada umur
2-3
> bulan biasanya tangan sudah sering terbuka. Beritahu dokter bila pada umur
4
> bulan tangan masih terkepal erat.
> � Pada umur 6 bulan bayi belum bisa tengkurap.
> � Pada saat anak terlentang, kemudian ditarik kedua tanggannya ke posisi
> duduk, biasanya ia akan menurut dan mencoba uduk walaupun masih
> bergoyang-goyang. Laporkan dokter bila ia tidak mau duduk tetapi langsung
> berdiri, atau saat ditarik kepalanya terkulai lemas ke depan, atau
kepalanya
> terkulai ke belakang.
> � Pada saat diberdirikan, ia tidak mau mencoba berdiri. Kedua tungkainya
> tidak mau menapak tetapi tetap terlipat.
> � Bila ia tidak dapat meraih mainan, memegangnya dengan kedua tangan dan
> memindahkan mainan dari kanan ke kiri usia 6 bulan.
> � Bayi tidak memperlihatkan respons saat diajak bermain. Ia seolah-olah
> tidak memperhatikan lingkungannya.
> � Bayi tidak bereaksi terhadap suara. Cobalah menguji pendengaran dengan
> memperdengarkan berbagai suara, dan lihat responsnya berupa perubahan
mimik
> atau usahanya mencari sumber suara.
> Perkembangan 6 bulan - 9 bulan
>
> Aktivitas motorik
> � Bantulah anak untuk duduk dan mencoba berdiri pada kedua kakinya.
> Peganglah anak pada ketiak dan biarkan ia menaik-turunkan badannya.
> � Bantulah anak untuk merayap atau merangkak dengan memberikan mainan di
> luar jangkauannya.
> � Latihlah anak untuk memegang biskuit dan makan biskuit sendiri.
> � Berikan mainan pada saat mandi. Jangan tinggalkan ia sendiri dalam bak
> mandi.
> � Latihlah anak untuk menjatuhkan obyek yang dipegangnya ke dalam botol
> bekas tempat selai atau suatu kotak kecil. Jangan biarkan anak bermain
> dengan benda kecil sendirian!
>
> Komunikasi
> � Seringlah bicara dengan anak. Cobalah anak untuk berlatih menirukan
suara
> yang anda ke luarkan. Berikan suara di luar jangkauan penglihatannya dan
> latihlah ia untuk mencari sumber suara.
> � Perlihatkan gambar-gambar yang cerah dan sebutkan nama gambar tersebut.
>
> Kemampuan interpersonal dan sosial
> � Anak perlu ditimang dan dibelai. Seringlah tersenyum kepadanya. Berikan
> respons dan cobalah bujuk bila anak menangis atau rewel.
> � Teruskan bermain ciluk-ba.
>
> Beritahu dokter bila:
> � Anak belum bisa tengkurap sendiri.
> � Kepala terkulai ke depan atau ke belakang bila didudukkan
> � Bila dari posisi terlentang ditarik ke posisi duduk, ia tidak mau
> didudukkan tetapi langsung berdiri dan seluruh tubuhnya kaku.
> � Ia tidak mau merayap kebelakang atau ke depan pada saat tengkurap.
> � Telapak tangan masih tergenggam erat.
> � Tidak dapat memegang mainan, tidak makan biskuit sendiri.
> � Anak tidak memberi respons pada saat diajak bermain.
> � Anak tidak mengeluarkan suara gembira, tidak tertawa.
> � Mata terlihat juling atau gerakan bola mata agak terganggu, tidak
bergerak
> sampai penuh ke dalam atau ke luar.
>
> www.dokteranak.or.id
>
>
>
>
>
> >> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik,
http://www.indokado.com/
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>



>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke