Mbak Riris,
Anak saya dulu sewaktu berumur 7 bulan juga pernah mengalami gejala yang
sama dengan Aradi yaitu mula-mula demam, agak lemas, mengantuk, mulai diare,
& sangat kuat sekali minum air putihnya. Hanya anak saya sakitnya berlanjut
dengan diare akut hingga dehidrasi. Diagnosa dokter waktu itu anak saya
sebelum terserang diare, lebih dahulu radang paru (gejala demam & kadang
muntah, tapi tidak batuk). Karena daya tahan tubuhnya turun, maka mudah
sekali terkena diare jika kurang bersih sedikit saja. 
Saya tidak ingat puyer racikan yang diberikan untuk radang parunya. Yang
saya ingat diberikan Kaopectate untuk diarenya. Obat Aradi salah satunya
Isoprinodine atau isoprinosine? Kalau maksudnya isoprinosine, anak saya dulu
juga pernah diberikan, hanya bukan sehubungan dengan diare, melainkan
sehubungan saya terkena toxoplasmosis pada saat hamil. Jadi begitu lahir
anak saya langsung diberi isoprinosine sirup.
Saran saya sekarang ekstra hati-hati menjaga kebersihan makanan/minuman dan
tubuh Aradi, teruskan minum air putih untuk mencegah jangan sampai dehidrasi
terutama jika BAB-nya mulai cair, usahakan makan seperti biasa (kalau sampai
diare sementara makan makanan yg rendah serat), dan sebaiknya segera pergi
ke dokter lain yang direkomendasikan keahliannya 

Semoga Aradi cepat sembuh ya.

Dina, ibunya Karima (13 bulan).

 -----Original Message-----
From:   Riris Priyanto [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
Sent:   04 Maret 2002 16:34
To:     balita-anda
Subject:        [balita-anda] obat demam

dear netters,

minggu subuh sekitar jam 2, saya mendapati anak saya Aradi (7 bulan)
dengan suhu tubuh 39.3 derajat celcius. setelah saya beri tempra 0.8 cc
dan saya kompres air matang, akhirnya jam 4 subuh dia bisa tidur lagi.

sampai minggu sore jam 5, suhu tubuhnya masih berkisar 38.5, padahal
sudah saya beri tempra tiga kali (jam dua pagi, delapan pagi, dan satu
siang), saya kompres dengan alkohol 70%, dan badannya sudah dihangati
dengan tumbukan bawang merah dan minyak telon.
tapi sejauh itu, selera makannya tetap, aktifitasnya juga sama (hanya
kadang terlihat agak sedikit lemas), dan BAB-nya juga normal.

akhirnya saya putuskan untuk bawa ke dokter anak di rs dekat rumah
(karna dsa yg biasa menangani aradi sedang keluar kota). oleh dokter,
dikatakan aradi terkena virus, dan lalu diberi obat sbb (berdasarkan
copy resep dari apotek):

1). puyer 20 bungkus, yg terdiri dari Luminal (7.5 mg), Lodein (1 mg),
Ephedrin (0.5 mg), dan Roudmycin (125 mg). dimakan tiga kali satu
bungkus  perhari. hari pertama katanya harus dua kali (saya berikan jam
tujuh malam dan 10 malam).

2. tablet Isoprinodine 4 buah, dimakan 3 kali seperempat tablet perhari.
hari pertama satu kali (saya berikan jam tujuh malam).

hari ini (senin), aradi kelihatan lemas dan mengantuk sepanjang hari.
dan BAB-nya pun menjadi lembek sekali (hampir seperti murus). walaupun
demikian nafsu makannya tetap. dan minum air putihnya kuat sekali.

yang ingin saya tanyakan, apakah pada obat yg diberikan ada kandungan yg
menyebabkan aradi seperti itu? virus apa yang kira2 menyerang aradi? dan
kenapa obatnya banyak sekali (untuk sampai enam hari)? apakah ada
kemungkinan demam berdarah?

saya mohon pencerahan dari teman2 yg ada di milis ini. karna kebetulan
dokter anak yg saya temui kemarin sore sangat tidak
komunikatif. kalau memang kondisinya tidak normal (ini kali pertama
aradi panas tinggi dan minum antibiotik, jadi saya tidak berpengalaman
soal ini), saya berpikir untuk membawanya ke dsa langganan.

terimakasih atas bantuannya,
riris.





>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik,
http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]



>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke