Mbak Pinky,
Aku juga punya pengalaman yg hampir sama dengan mbak. Anakku yg pertama si
Juang waktu itu umurnya +/- 2.5 thn, saat itu dia suka sekali melempar2x
benda yg ada di tangannya dan suka memukuli adiknya.Waktu itu aku sudah
kewalahan sekali, berbagai cara sudah aku lakukan untuk merubah
kelakuannya itu...tapi dia tetap tidak menurut.Lalu aku dianjurkan temanku
untuk dibawa ke Psikolog (di RS Harapan Kita), oleh Psikolognya aku
diberitahu cara2x untuk mengatasi sikap anakku itu diantaranya dengan rasa
kasih sayang aku beri pengertian ke dia kalau dia mau melempar mainannya
saya bilang kedia kalo mainannya dilempar nanti rusak...& tdk bisa dipakai
lagi kasihan kan...., lalu bila ada mainannya yg rusak oleh ayahnya
mainannya itu dilem/diisolasi biar bisa dipakai lagi(sambil dibilang
kasihankan mainannya jadi rusak...coba kalo tdk dilempar kan masih
bagus...), demikian juga bila ia memukul adiknya saya bilang ke dia kalo
adiknya dipukul nanti adiknya sakit..berdarah...nanti dibawa ke rumah
sakit...kan kasihan adiknya. nanti Juang main sendiri deh.....eh ternyata
sedikit demi sedikit kebiasaan dia berkurang dan akhirnya hilang..
begitu mbak aku diberitahu oleh Psikolognya. ( sorry jadi kepanjangan
nich...)Coba deh sekali2x mbak bawa Kennia ke Psikolog.
Semoga membantu...
Salam
Mama Juang & Aziz
"Emmy Saftari" <[EMAIL PROTECTED]>
14/03/02 09:39
Please respond to balita-anda
To: <[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: RE: [balita-anda] Suka memukul bila diberitahu
Dear Mbak Pinky...
Kebetulan keponakan saya juga ada yg punya sikap spt itu. Sama ibunya
dibawa ke psikolog. Ujung-ujungnya intinya ialah : minta perhatian ke
org sekitarnya dan cemburu akan akan sesuatu hal. Dari situ ortunya
dikasih pengertian sama psikolognya 'gimana caranya' menghadapi anak spt
itu. Dan syukur sekarang dikit-dikit mulai berubah.Yang saya tahu dikit
mbak : kaya misalnya biasain dia milih sesuatu tapi kita duluan yang
kasih options mau A apa B, jika dia milih salah satu, tanya balik apa
alasannya. Dan yang utama kasih dia 'pengertian' yang seperti apa adanya
walau dgn bhs mereka. Pokoknya harus super-super sabar dan super-super
ngefeedback cepet akan responsnya.
Mungkin ada baiknya mbak konsultasi sama psikolog mumpung masih kecil.
Keponakan saya udah agak terlambat sebetulnya (5 tahun waktu itu,
sekarang 1 SD), kebayang lebih sulit, karena 'pola' sikapnya sudah
terbentuk.
Kalau psikolog yg Jakarta saya kurang tahu, tapi kalau yang dipakai oleh
keponakan saya yg di Bdg saya bisa rekomendasiin bila mbak Pinky perlu.
Semoga membantu
Emmy Saftari
-----Original Message-----
From: Pinky Guinaz [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 14 Maret 2002 8:32
To: Balita-Anda (E-mail)
Subject: [balita-anda] Suka memukul bila diberitahu
DEar Netters,
anak saya Kennia (22 bln) akhir-akhir ini kok suka memukul bila
diberitahu/ dilarang melakukan sesuatu. Dia berani memukul pengasuhnya
dan mamanya kalau diberitahu utk tdk melakukan sesuatu yg membahayakan .
Padahal cara memberitahunya juga dengan halus dan sabar. Saya juga tidak
suka main tangan , demikian juga saya amati pengasuhnya cukup sabar.
Saya bingung bagaimana harus menghadapi sikapnya ini. Kalau diberitahu
dengan halus spy jangan memukul, dia semakin mengulang-ulang
perbuatannya itu (sambil menatap sehabis memukul utk menunggu reaksi
saya). Kalau saya tidak tahan dan marah lalu memukulnya (spy dia tau
kalau dipukul itu sakit) dia akan menangis sambil memeluk kaki saya.
Tapi besoknya diulang lagi. Apakah ada rekan netter yang pernah
mengalami hal serupa? Mohon sharing dan masukannya.
Kennia's Mom.
>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik,
>> http://www.indokado.com/ Info balita,
>> http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]