Buat para miliser, Di bawah ini adalah pengalaman dari teman sekantor saya. Please always waspada.
Salam, Mamanya Joya Pengalaman pahit yang perlu anda2 ketahui supaya tidak terjadi pada anda Hari Jum'at, tgl. 12 April 2002, 19.00 saya mendapat 2 orang pembantu masih muda2 (umur +/- 18 th) dari makelar yang kenal/saudara dengan pembantu kakak saya. Bernama Munawaroh (sesuai KTP asli yg saya pegang) dari Kebumen dan saudaranya Tina ( tdk ada KTP). Penampilan rapi, spt gaya ABG pedesaan, nampangnya menyenangkan dan bersih, perawakan kecil, mau bekerja sebagai pembantu dg lulusan SMP, gaji negosiasi setelah lihat hasil pekerjaannya ( tidak banyak ulah ), bawa tas ransel ABG 1 pd hal yang kerja 2 orang. ( saya curiga kok sedikit amat, sewaktu ditanya dia bilang diringkas bu). Satu orang bisa masak ( agak hitam an). Sabtu (13-04-02) siang setelah makan, 12.30 saya sekeluarga keluar rumah, kembali ke rumah, gembok rumah di luar, pintu masuk ke rumah tidak di kunci hanya di tutup, saya langsung ke kamar saya, ternyata lemari pakaian terbuka di dalamnya ada laci kecil rusak dibongkar. Di atas pakaian tergeletak, kunci yang mengok, pisau dapur ( ujungnya melilit mengok) begitupula golok, gergaji, sedangkan obeng ujungnya patah. Pekerjaan yang sudah biasa dikerjakan, terlihat dengan hasilnya. Tarikan laci patah, lemari ditarik sekuat tenaga sehingga kayunya somplak. Kehilangan HP, play station, sedikit perhiasan dan uang. Peristiwa ini terjadi pada saya dengan begitu cepat. Dan mengingatkan saya bahwa jangan terlalu percaya dengan penampilan luar seseorang. Tuhan pasti memberi hikmat kepada saya dengan kejadian ini dan saya bersyukur bahwa kejadian itu tidak terjadi sewaktu saya kerja, misal hari senen, bagaimana dengan anak2 saya yg masih berumur 7 th dan 9.5 th ? pasti mereka trauma. Dengan kejadian ini saja anak saya tidak mau tidur sendirian, malam2 terbangun panggil2 papinya minta ditemani. Saya hanya berserah kepada keadilan TUHAN, karena dia sangat adil dan bijaksana, amin. Salam, Fera
