<[EMAIL PROTECTED]> wrote: > JUSTRU TAMBAH PANAS > Zaman dulu, kata Waldi, untuk mengompres > umumnya digunakan air dingin atau > es. Ternyata cara itu kini sudah ditinggalkan.
----menarik juga nih, cukup ilmiah. perlu dipraktekkan. kayaknya perlu diperhatikan juga, ketika selesai mandi, perlu cepat2 dibalut handuk dan dikeringkan, spy anak tdk kedinginan (meriang) krn sisa air yg lengket di badan, dan suhu ruang. > selangkangan. "Jangan di dahi > karena tak banyak manfaatnya untuk menurunkan > panas." Kalau hanya dahi yang > dikompres, tutur Waldi, "Yang dingin, ya, > cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas." ----hmm, bukannya tujuan kompress di dahi spy dahi tdk terlalu panas shg anak tdk step ? kalo panas ditubuh bagian lain tdk perlu dikompres yah ...cukup dgn makan obat penurun panas, atau mandi air hangat spt diatas. jadi menurutku kompres di dahi perlu krn memang utk jaga2 spy anak tdk step. my two cents, bpknya yos. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax http://taxes.yahoo.com/ >> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
