Pa Basuki,

Istri saya kebetulan mengalami hal yang sama, Mula-mula dokter memperkirakan
tanggal 23 Maret, Setelah mendekati tanggal 23, dokter memperkirakan tanggal
28 Maret.. Tanggal 28 Maret lewat Istri saya belum merasakan "mules" juga.
Sampai akhirnya dokter memutuskan untuk diransang, karena katanya kalau
lewat tanggal 6 Mei tidak lahir juga harus di operasi. Padahal istri saya
sudah mengikuti perkataan orang, banyak jalan, minum air rumput fatimah.

Tanggal 1 Mei, istri saya diransang. Pertama kali diberi obat pukul 19.00,
sambil menunggu istri saya disuruh jalan-jalan di klinik, katanya biasanya
setelah tiga jam baru terasa efek obatnya. Sampai jam 22.00 masih belum
terasa mules. Jam 23.00 diberi obat lagi, dan disuruh jalan-jalan lagi.
Setelah itu mulai terasa agak mules, makin lama mulesnya makin terasa sampai
teriak-teriak. Jam 01.00 tanggal 2 Mei (tengah malam) akhirnya masuk kamar
bersalin, sambil menunggu pembukaan. Dan Alhamdulilah jam 4.30 Istri saya
melahirkan normal.

Jadi menurut pendapat saya, kalau menurut memang harus diberi obat
perangsang saya kira tidak apa-apa.

Semoga pengalaman saya ada manfaatnya. Semoga istri bapak cepat melahirkan.

Salam
Boyke Hendarsah


> Saat ini sebenarnya istriku sudah waktunya melahirkan malah
> udah telat seminggu lebih. Tidak ada masalah pada bayi dan  ibunya
> semua sehat-sehat semua. Yang bikin aneh adalah hasil usg  yang
> selalu berubah tgl kelahiran, yaitu 4 mei, 23 atau 24 april  dan
> sekarang balik lagi kata dokter awal mei. Mens terakhir  adalah 26
> Juli. Selasa minggu depan ini kalau memang belum lahir  katanya
> mau di suntik mules. Saya sendiri jadi gelisah menunggu  kelahiran
> anak kedua saya ini. Mungkin ada pengalaman rekan rekan soal  ini,
> Atau barangkali ada tips untuk mempercepat kelahiran. Saya  juga
> di kasih rumput fatima sama temen. Tapi saya ndak tahu
> meminumkan nya kapan dan se gimana minumnya.
> Terima kasih .





>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke