Ini sedikit share dari saya... Selama ini kita seringkali melihat atau mendengar istilah kerokan. Biasanya kita melakukan kerokan kalau misalnya kita masuk angin, atau bahkan seringkali orang melakukan kerokan karena kebiasaan. Kalau misalnya sudah dikerok, rasanya badan ini enak sekali. Saya sendiri jarang sekali dikerok, mengapa ? karena memang tidak suka, dan saya memiliki anggapan seperti yang disebutkan oleh Pak Defnil, yaitu kerokan itu malah merusak pembuluh/jaringan darah dibawah kulit (ditandai warna biru/hitam). Pori-pori kulit akan semakin terbuka sehingga justru mempermudah serangan penyakit lain yang berhubungan dengan kulit.
Mungkin bagi yang sering dikerok, bisa merasakan sendiri kalau misalnya punggung kita dikerok, maka kita akan merasakan perih di kulit kita. Lalu kalau misalnya kita mengerok punggung kita dari atas ke bawah, setelah siap satu bagian, kita ulang lagi pada bagian yang sama, maka mungkin kita akan berteriak, karena sakit/ perih. Hal tersebut semakin memantapkan pikiran saya bahwa kerokan bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Kebetulan beberapa waktu yang lalu, saya dikenalkan dengan suatu alat kerokan dan sekaligus buku keterangan mengenai kerokan ini. Disana disebutkan bahwa tradisi kerokan ini sudah ada sejak awal dinasti Ming, pada waktu itu digunakan logam bulat untuk meraut permukaan kulit, tetapi hal ini menyebabkan kesakitan dan bengkak pada kulit. Oleh Mr. Chan Ching Yueh, dijelaskan bahwa kegunaan terapi kerokan ini adalah "Semua organ dalam badan manusia sangat berkaitan rapat dengan bagian tulang belakang badan kita. Oleh karena itu dengan meraut pada permukaan kulit mengarah kebawah, semua racun akan mengarah kebawah. Pergerakan semua racun adalah mengarah kebawah, jika racun bergerak keatas, maka ini bertentangan dengan hukum pergerakan racun. Dengan mengubah pergerakan racun mengikuti hukumnya, maka hal ini dapat memulihkan kesehatan". Disana disebutkan juga bahwa kegunaan dari kerokan ini adalah untuk melancarkan metabolisme dalam tubuh kita. Dan setelah saya mencoba sendiri menggunakan kerokan ini, ternyata apa yang pernah saya alami sebelumnya tidak saya rasakan sama sekali. Kalau dulunya saya merasa perih sewaktu dikerok, maka dengan alat ini, saya tidak merasakan perihnya. Dan herannya, walaupun saya mengerok punggung saya, ternyata tidak semua bagian yang merah. Ada bagian-bagian tertentu yang lebih merah (merah tua) ada yang merah gelap, tapi ada pula yang merah muda. Ketika saya baca di bukunya, ternyata warna merah yang berlainan tersebut merupakan tanda bahwa kita memiliki masalah di tempat tersebut. Sedangkan kalau warnanya hanya merah muda, maka pada lokasi tersebut tidak bermasalah. Kebetulan saya juga memiliki photo-photo mereka-mereka yang telah mencoba menggunakan alat ini dan sedikit penjelasan mengenai produk ini, bagi yang berminat bisa memintanya lewat JAPRI, bagi yang meminta lewat Milist TIDAK akan dilayani Mengenai kesembuhan dengan kerokan, ada, tetapi memang butuh waktu. Dan kalau misalnya Bapak di Jakarta, bisa saya kenalkan dengan teman saya yang kebetulan mengerti mengenai kerokan ini. Dibukunya, disebutkan kerokan ini bisa untuk membantu menyembuhkan antara lain Selesma, Gastrik, Sakit Perut, Sembelit, Bawasir, Sakit Kepala/ Migrain, Insomnia, Badan Lesu, Sakit Sendi, Sakit Pinggang, Sakit pada Bahu, Sakit Tulang Pinggang, Sesak Nafas dan Jantung Berdebar-debar, dan banyak lagi Salam Tommy ----- Original Message ----- From: "Defnil Napilus" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, May 31, 2002 6:04 PM Subject: RE: [balita-anda] Minta pendapat (kerokan) > Bu Mayra, > > Saya sendiri pernah dikerok, tapi setelah itu (sampai sekarang) nggak mau > lagi (nggak tahan) kalau dikerok. Kalau bayi ?. Wah...., kok rasanya saya > nggak tega yah kalau dikerok seperti orang dewasa. > > Saya, kalaupun masuk angin (panas dingin), saya biasanya pakaikan kaos > katun, pakein sweater, dan selimutan sampai kaosnya basah kuyup karena > keringat. Setelah itu baru ganti yang kering. Habis keringatan ini badan > biasanya jadi enteng lagi. > > Menurut saya kalau anaknyanya tetap ceria, happy, nggak complain waktu > dipijat sendiri - artinya nggak ada masalah (keseleo, dlsb), rasanya sih > nggak perlu ke tukang urut bu... > > Ngomong2 soal kerokan, saya kok merasa kalau kerokan itu malah merusak > pembuluh/jaringan darah dibawah kulit (ditandai warna biru/hitam). Kira2 ada > yang punya penjelasan yang agak melegakan hati nggak ya tentang kesembuhan > dengan kerokan ini ?. --- Outgoing mail is certified Virus Free. Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). Version: 6.0.350 / Virus Database: 196 - Release Date: 4/17/2002 >> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
