Pak Edy Yth,

sekedar sharing, anak saya juga pernah muntah seperti itu, dan oleh dsa-nya biasanya 
akan diberi primperan, yaitu obat anti muntah yang dimasukkan ke dubur/anus anak, 
sehingga tidak akan dimuntahkan lagi, alias bisa bekerja dengan baik. Setengah jam 
kemudian anak bisa diberi makan, walau kadang masih muntah. Trus setiap mau makan 
(setengah jam sebelumnya) harus minum obat (resep dsa). Biasanya anak saya sembuh 
dengan itu. Jadi mungkin bisa minta obat yang lewat anus itu Pak, supaya obatnya juga 
ndak ikut termuntahkan lagi.

Untuk menjaga supaya cairan tubuh tidak habis akiabt muntah, biasanya dsa memberi 
pedialit (bisa dibeli di apotik)yang bisa diminum sebagai pengganti air minum biasa. 
Dulu anak saya pernah juga sampai diinfus gara-gara muntah terus dan berak-berak.

Semoga putra Bapak cepat sembuh.

Salam,
mamanya Ineth & Dea

-----Original Message-----
From: Edy Subrata [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, July 05, 2002 9:28 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [balita-anda] Urgent - Anak muntah terus !
Importance: High


Dear Balita-Anda,

Mohon bantuan anda semua. Sekarang anak saya Rere (4.5 tahun), mulai kemarin
(4 Juli) sore muntah dan selanjutnya bila dikasih makanan / minuman akan
dikeluarkan lagi. Malamnya badannya agak panas (sampai 38.5) dan dibawa ke
RS Mitra Keluarga Bekasi. Biasanya ke dokter Sander tapi katanya (bersama
banyak dokter anak lain - sampai kelihatannya semua dokter anak yang top
menghilang) ikut konferensi di Bali. Di RS, oleh dokter anak pengganti di
situ diberi beberapa puyer yang setelah diberikan juga dimuntahkan kembali.
Malamnya setelah diberi Tempra yang untungnya bisa ditelan, maka panasnya
turun dan sekarang normal kecuali masih tidak bisa diberi makan. Minum hanya
sedikit.

Awal Jan 2001, kasus serupa pernah terjadi tapi waktu itu secara teratur
anak saya muntah terus walaupun tidak ada makanan / minuman yang masuk
sampai cairannya berwarna kuning. Waktu itu dirawat / infus di RS Medistra.
Sampai jam 2 pagi kemudian diberi Mylanta oleh dokter Sander dan akhirnya
bisa tenang dan kemudian makan/ minum.

Apakah diantara Netters ada yang dapat membagi pengalaman bagaimana
menanganinya atau ada Pak Dokter yang bisa membantu di milis ini ?

Terimakasih sebelumnya.
Salam,
Edy


-------------------------------------------------------------
Additional information is available upon request
Copyright (c) 2002 CLSA Emerging Markets. The information and statistical data herein 
have been obtained from sources we believe to be reliable but in no way are warranted 
by us as to accuracy or completeness. We do not undertake to advise you as to any 
change of our views. This is not a solicitation or any offer to buy or sell. CLSA 
Emerging Markets has produced this information for private circulation only. All 
information and advice is given in good faith but without any warranty. CLSA Emerging 
Markets, its affiliates or companies or individuals connected with CLSA Emerging 
Markets may have used the information set forth herein before publication and may have 
positions in, may from time to time purchase or sell or may be materially interested 
in any of the securities mentioned or related securities. This information is subject 
to the terms and conditions of use set forth on the www.clsa.com website. MITA (P) 
405/07/2001. V.020402. 

This email is only for the use of the addressee and may contain information which is 
confidential, privileged or subject to copyright. If you receive this and are not the 
addressee, please contact the sender or [EMAIL PROTECTED] immediately. Thank you. 

CLSA EMERGING MARKETS http://www.clsa.com 



>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke