Dear Netters & Pak Budi, Dibawah ini saya copykan informasi berupa Q&A dari Jakarta Eye Center yang Insya Allah berguna.
Pertanyaan : Saya mempunyai seorang anak bayi (usia dua bulan) yang saya takutkan mengalami juling. Anak saya sering melihat ke kiri atas satu arah (yang saya baca dari artikel internet bahwa sang anak melalukan ini agar bisa menggunakan kedua matanya bersamaan). Ia juga sering mengucek ngucek matanya seakan akan ingin memperbaiki sesuatu di matanya. .Sering saat saya baringkan, matanya yang kiri juling ke dalam dan kadang juga keduanya sehingga saya harus mengagetkannya atau menggendong sehingga bisa melihat sperti tampak normal kembali. Yang saya takutkan adalah jika ini benar terjadi, apa harus selalu operasi pengobatannya. Karena dari yang saya baca, selain biaya, operasi bisa terjadi 2 - 3 kali dan belum tentu mata akan berfungsi baik (normal vision) atau jangan jangan hanya tampak normal (normal appearance). Bagaimana dengan teknik pengobatan eye-patching, penggunaan kaca mata atau yang saya baca terbaru adalah teknik vision therapy? Saya berencana memeriksakannya ke dokter spesialis mata dalam waktu dekat ini. Namun saya ingin mengetahui / mendapatkan penjelasan lebih rinci pada teknik pengobatannya. Jawaban : Bila anda ragu apabila anak anda juling atau tidak, harap diperiksakan pada dokter spesialis mata di Denpasar. Bila juling hanya terjadi sekali-sekali saja (kadang-kadang), coba ditunggu sampai usia 6-8 bulan. Karena pada bayi normal dibawah usia 6-8 bulan kadang-kadang dijumpai mata mendadak juling untuk beberapa saat kemudian hilang. Bila juling tampak nyata dan terus menerus sebaiknya anda segera membawa ke dokter spesialis mata yang ahli mengenai juling (strabismus) agar segera bisa ditentukan jenis julingnya. Pengobatan juling sangat di tentukan oleh jenis type julingnya, ada juling yang di perbaiki dengan menggunakan kaca mata plus, tapi umumnya juling dikoreksi dengan operasi. Patching bukan merupakan model pengobatan juling. Biasanya patching dilakukan untuk pengobatan “LAZY EYE” atau untuk menghindari penglihatan dobel (diplopia) pada orang dewasa yang mebedakan mengalami juling karena sebab-sebab tertentu (antara lain kelumpuhan salah satu otot penggerak mata). Operasi juling bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti karena tidak menimbulkan bekas luka/parut di wajah/kelopak mata, sangat aman, tidak menimbulkan rasa sakit pasca pembedahan , dan umumnya tidak perlu dirawat di rumah sakit. Keberhasilan operasi 95%, sekitar 5% pasien juling perlu mengalami operasi 2-3 kali karena julingnya yang memang berat atau karena julingnya kambuh lagi. Operasi sebaikanya dilakukan pada usia sedini mungkin (umumnya usia1-5 tahun). Makin dini makin baik, (jangan percaya bila ada yang mengatakan bahwa operasi bisa di lakukan setelah penderita besar). Operasi pada usia dini ditujukan untuk memperoleh penglihatan stereo / 3 dimensi yang merupakan salah satu fungsi penglihatan yang sangat penting. Penglihatan 3 dimensi tumbuh dan berkembang pada usia 3 bulan –5 tahun setelah itu tak ada lagi perkembangan penglihatan 3 dimensi lagi. Salam, ~Maminya Ecrot~ ----------------- Kemudahan Hosting PlasaCom ------------------------------- Hosting menjadi lebih mudah dan murah dengan keringanan 50% biaya registrasi mail hosting dan webhosting selama bulan Juli 2002. Klik http://idc.plasa.com untuk pendaftaran --------------------------------------------------------------------------------------- >> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
