-----Original Message-----
From: Saeful B [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, August 06, 2007 3:33 PM
To: 1981smpn43
Subject: FW: [Everyone] Modus baru penipuan berhadiah mobil {01}
 
Dear All,
 
Kiriminan dari milist sebelah...semoga kita makin waspada.
 
Salam,
)SB(
 
-----Original Message-----
From: M Ali N [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, August 07, 2007 3:30 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: Suyanto; pranowo adi
Subject: [Everyone] Modus baru penipuan berhadiah mobil {01}
 
 
----- Original Message ----- 
From: alfi <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; there
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  medan ; edy surabaya
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; theodesias pakpahan
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; wilda
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Bali ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; Tia Telkom <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Bandung ; tia HR <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
[EMAIL PROTECTED] ; sri rahmawati
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; nur hajriani <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  (2) ;
Nur <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Hajriani (1) ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; mbak Yo
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; Ati <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  HR ;
Ahmad Gunawan <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; chykaHR
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Ibu Fitri
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Wilse Kusumawardhani
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; wiwik <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; amy
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; 'Eti Y.' <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
'Fauzi Sungkar' <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Mia
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; pak budi <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
Ratu Laila Momtaz <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Shinta Prihadiani
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
[EMAIL PROTECTED] ; GIS
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
; UMA <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; emma
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Lina Smrg
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; lya
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Mega
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Mirna HR
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Omar Harris
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; pipit <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
; R1e5ae <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; ReeQ Jo
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; renny
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; sony
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Tatie Thea
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; trisni <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Yudi
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; dian
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; zul hairi
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; YudiTos
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; wahyu TOS
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; ratu hanun
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Hestu-Moreez
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; endihasan
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Avierizq95
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Adisanti
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  S. Putri ; abu
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  fasya ; Irvan
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Akang <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
arita <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Ayah <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
Heru <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; laksmy <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
liza <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; lleilani <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
; Mb' Dina <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; rinatg <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
; ruby <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Sugeng
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; yus indra
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; yuyu
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Yara Angela
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Vero <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
; Toni <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Angela ; Tari
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Suuk Angela <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
Rina <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Angela ; Renny Angela
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Nusihariadi
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Angela ; lennitedja Angela
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Ita Angela <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
; Ira sophina <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Ina P Angela
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; dian F <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Angela ; DesideraKuswinarsih <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Nindya
Angela ; Caecilia Establet <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Bonita
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Harsadi ; Anton
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; Enda <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Angela 
Sent: Monday, August 06, 2007 8:45 AM
Subject: Modus baru penipuan berhadiah mobil]
 
 
Regards,
Alfiana Roesli
HR Support CC
PT. Infomedia Nusantara
Gedung Bank Mandiri lt. 5
Jl. Raya RS Fatmawati No. 75
Jakarta Selatan
Telp.7201221 eks 1207
----- Original Message ----- 
From: Feinoliyanda <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, August 03, 2007 6:53 PM
Subject: [Fwd: Fw: [sp-tsm] Modus baru penipuan berhadiah mobil]
 

Semoga bermanfaat.

Kejadian berikut ini benar-benar terjadi pada seorang teman kantor saya
pada 24 Juli 2007 lalu. Semoga cerita ini bermanfaat.

Berawal dari sebuah panggilan melalui telepon rumah (fixed line/PSTN),
yang menanyakan identitas dan alamat yang sama persis dengan data yang
ada
di buku telepon. Orang yang mengaku dari "Metro TV" tersebut mengabarkan
bahwa sang pemilik nomor telepon berhak atas Grand Prize berupa mobil
"Kijang Innova". Karena sudah terlalu sering mendengar penipuan semacam
ini, maka dijawablah dengan ketus, "... kalau memang benar hadiah
mobilnya
buat saya, kirim aja Pak mobilnya ke sini!".
Singkat cerita, 2 jam kemudian sampailah di depan rumah teman kita ini
sebuah Kijang Innova yang benar-benar baru, lengkap dengan pelat nomor
polisi yang masih putih!

Masih dengan perasaan yang ragu, sekaligus surprised, maka
dipersilakanlah
tiga orang yang mengantarkan mobil tersebut masuk ke dalam rumah. Dengan
menunjukkan seberkas dokumen, yang konon berupa Surat Jalan, dokumen
Pajak, dokumen Asuransi, dan dokumen-dokumen yang lain maka
diyakinkanlah
bahwa ia memang berhak atas mobil yang dibawanya tersebut. Sayangnya,
belum sempat ia memeriksa dokumen-dokumen tersebut, beberapa orang yang
mengaku dari Pajak, Asuransi, dan juga Notaris bergantian menghubungi
via
telepon dan mengucapkan selamat atas hadiah yang didapat.

Setelah melihat ia sudah cukup yakin dengan hadiah tersebut, maka
pembicaraan beralih ke kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang
'Pemenang Grand Prize', yaitu membayar pajak hadiah. Menurut si
pengantar
mobil, jumlah yang harus dibayar oleh 'sang pemenang' adalah 25% dari
harga mobil atau senilai 42 juta rupiah. Menyadari simpanan dana yang
ada
tidak mencukupi untuk jumlah tersebut, maka sempat terfikir untuk
mundur.
Namun, tanpa mengenal kata menyerah, si pengantar mobil kembali
meyakinkan
bahwa soal pembayaran pajak adalah hal sepele, bisa ditunda kapan saja,
dan bisa dibayar dengan dicicil... 10% dulu misalnya. Maka muncullah
kembali harapan teman kita ini sambil bergumam, "... kalau 10 juta sih
saya punya...". Gotcha!!
"OK Pak, 10 juta saya kira bisa diterima oleh Pak Notaris", tukas si
pengantar mobil.

Setelah lebih kurang 2 jam berada di rumah itu, maka tiga orang
pengantar
hadiah mobil pamit untuk menuju ke 'pemenang kedua' sambil lalu mereka
pun
mengajak untuk sekalian bertemu notaris sambil mengendarai 'Grand Prize'
yang baru dimenangkannya. Dengan sangat meyakinkan sang pemenang
dipersilakan untuk mengendarai mobil yang memang sudah diidamkannya
selama
ini. Sebelum berangkat si pengantar hadiah menanyakan apakah uang sudah
dipersiapkan. Sempat muncul keraguan, namun rasa gembira mengalahkan
keraguan yang sempat muncul, hingga dibawalah olehnya uang tunai
sejumlah
10 juta rupiah. Di tengah perjalanan, si pengantar kembali menanyakan,
apakah perlu mampir ke ATM. Namun dijawab bahwa saldo di tabungan sudah
tinggal sedikit. Maka perjalananpun dilanjutkan, dan melalui jalan bebas
hambatan (tol).
Beberapa saat di jalan tol, si pengantar dengan sopan meminta agar
kemudi
diambil alih oleh temannya. Dengan beralasan bahwa kendaraan belum
diserahterimakan, sehingga bisa merepotkan jika terjadi kecelakaan, maka
beralihlah kemudi ke orang lain dan ia pun berpindah duduk di samping
pak
sopir. Di saat sedang menikmati kenyamanan kendaraan baru tersebut,
tiba-tiba dari belakang sepasang tangan membekap mulut dan hidungnya
dengan lap atau sapu tangan yang beraroma sangat tajam, hingga ia pun
tak
sadarkan diri......
Setengah tersadar, sekujur badan terasa sangat dingin. Setelah tersadar
penuh, ia mendapati dirinya berada di tengah padang rumput di pinggir
jalan tol. Beruntung, dompet dan seluruh isinya hanya diacak-acak hingga
ia pun bisa pulang kembali ke rumah dengan selamat. 'Beruntung', hanya
10
juta saja yang dibawa oleh komplotan penipu yang memanfaatkan
kekhilafannya siang itu....
Teman, jika kita cermati kasus ini, maka tampak bahwa modus penipuan
makin
beragam, makin berotak, dan juga makin bermodal. Kebetulan, komplotan
pada
kasus ini masuk dalam kategori komplotan yang 'sopan', 'baik hati', dan
main bersih (hampir tidak ada jejak yang ditinggalkan). Bukan tidak
mungkin di lain kesempatan, bisa saja komplotan seperti ini bermain
kasar.
Untuk itu selayaknya kita mengingatkan keluarga yang kita tinggalkan di
rumah saat kita bekerja, dan juga kita sendiri tentunya, untuk lebih
berhati-hati

Attachment: untitled-2.2.2.2
Description: Binary data

Kirim email ke