Oleh Dandossi Matram
e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Ada yang menarik saat tiba di Yangshuo, China, yang katanya salah satu "the 
best destination" di China. Khususnya saat menjelajahi West Street (jalan 
paling ramai dan menarik bagi turis).

Nasi Goreng

Hal yang menarik itu adalah tercantumnya nama NASI GORENG dalam bahasa 
Indonesia, di banyak list menu restaurant-restaurant di Yangshuo. Tulisan NASI 
GORENG itu umumnya tercantum pada kelompok Fried Rice. Kaget dan bangga juga 
ketika melihat ada nama nasi goreng itu. Yang menjadi istimewa malah nama 
makanan Thailand (mis: thom yang gung, bener gak sih nulisnya?) yang kita tahu 
lebih terkenal malah nggak masuk daftar. 

Saya sempat coba menu nasi goreng (15 yuan @ Rp 1.250,-) tersebut di restaurant 
MC Blues yang tercantum dan direkomendasikan dalam buku Lonely Planet - China. 
Penampilan fisik nasgor yang datang ke meja, persis banget dengan yang biasa di 
Indonesia tapi rasa agak beda sedikiiiit walau tetap saja ueeenaaak, bedanya 
(kayaknya) di minyak yg digunakan kayaknya agak beda sedikit, ada semacam rasa 
minyak samin ...... 

Iseng2 saya tanya, apakah banyak yg pesan, pelayannya bilang bhw cukup banyak 
juga yg memesan. benar juga ya, kalau nggak ngapain dicantumin di list menunya 
ya?!!! .... he5x .... Setelah pelayan itu tahu saya & istri  dr Indonesia, 
malah jadi ngobrol krn sudara cewek dia kerja di jakarta, di hotel (emang ada 
warga negara china, wanita, yg kerja di hotel?) 

Kopi Indonesia
Di west street itu, pas lagi jalan2, ehh ada restaurant yg pasang kertas 
promosi, bhw restaurant tersebut satu2nya yg menjual kopi Indonesia ....... 
Wah, penasaran, langsung mampir, ternyata memang benar restaurant itu menjual 
kopi indonesia, tapi penyajiannya sdh di filter, nggak di tubruk kayak di 
indonesia. Harganya 10 yuan (sekitar Rp 12.500,-), rasanya enaaak juga, mungkin 
akan lebih enak kalau di tunruk'in ya ....

Pelayannya yg fasih bhs inggris sih bilang kopinya asli dr indonesia, tapi di 
kirim dari singapore. Dia juga bilang peminat kopi indonesia lumayan banyak 
.... 

Btw, di Yangshuo ini saya asli nggak berasa di China (komunis), rasanya kayak 
di Singapore atau Hong Kong saja .... Saya gagal menemukan unsur2 Komunis-nya 
disini .... bebas merdeka beneran  ini kota ...........

Ossy'81

Kirim email ke