Artikel lama....

13 January 2002


Berbasis Pasar Keluarga, Tapi Tetap Asyik untuk Pebisnis

Di masyarakat perkotaan yang cenderung super sibuk, acapkali urusan
memasak di rumah sulit untuk dilakukan sendiri. Apalagi di hari-hari
kerja. Kesempatannya biasanya cuma muncul di hari libur akhir pekan.
Itupun dengan catatan bila berminat. Jika tidak, pergi ke restoran favorit
bakal lebih disukai. Selain tak perlu berlelah-lelah, bisa sekalian
rekreasi sekeluarga.

Bagi pengusaha restoran, kenyataan itu ditanggapi sebagai "berkah".
Restoran tak lagi hanya membidik kalangan bisnis tapi juga membuka pintu
untuk konsumen keluarga dengan menu dan tata ruang yang khusus.

Oasis Restaurant dan Paprika Restaurant merupakan dua restoran yang
mempunyai sasaran kelas bisnis. Rata-rata pengunjung memanfaatkan
kesempatan menikmati hidangan sembari mengobrol urusan bisnis. Dengan
sajian menu Eropa dan Indonesia, restoran ini juga menjadi pilihan bagi
kalangan eskpatriat, ataupun wisatawan mancanegara.

Agak lain dengan Sate Khas Senayan dan Spaghetti House yang justru menjadi
favorit kalangan keluarga. "Terutama di hari-hari libur seperti Sabtu dan
Minggu," ungkap Kartini, dari Sate Khas Senayan di Jalan Pakubowono,
Jakarta Selatan.

Dengan daya tampung mencapai sekitar 300-an kursi, Sate Khas Senayan di
Jl. Pakubuwono cukup sesuai untuk kelompok konsumen tersebut. Cukup luas
dan santai untuk acara temu keluarga. Lagipula, meskipun labelnya restoran
Sate Khas Senayan, bukan berarti hanya hidangan sate saja yang bisa
disantap. Selain daging yang dibakar itu, restoran ini juga menyodorkan
menu lain seperti sop buntut, nasi gudeg, dan masakan lain khas Jawa.

Bagi Anda penggemar hidangan dari daerah itu, benar-benar akan menemukan
sesuatu yang "lain". Sejak kaki memasuki pintu berlabel Sate Khas Senayan,
Anda akan langsung disambut dengan iringan musik Jawa dengan tembang Kebo
Giro yang tak lain merupakan lagu selamat datang versi Jawa. "Di semua
restoran kami memang disajikan nuansa musik Jawa semacam itu," ujar
Kartini.

Dengan merentang harga hidangan mulai Rp 5.000-Rp 50 ribu per porsi,
restoran ini tampaknya ingin menjaring lebih banyak pelanggan dari
kalangan kelas menengah. Tak jauh berbeda dengan target Spaghetti House.
Sekalipun menghidangkan menu masakan ala Eropa, restoran ini juga banyak
dikenal sebagai restoran keluarga. Terlebih lagi, anak-anak sekarang yang
memang keranjingan jenis hidangan dari negeri lain. Apalagi, harga setiap
masakan relatif terjangkau kalangan menengah, yakni Rp10 ribu - Rp 80 ribu
per porsi.

Di Plaza Indonesia, Spaghetti House bisa menampung 400-an orang. Setiap
akhir pekan menjadi hari paling padat di arena ini. Lazimnya banyak
restoran lain di Jakarta yang mulai menyediakan lokasi "No Smoking Area",
di sini pun juga terdapat ruangan seperti itu. "Kapasitasnya sekitar
200-an tempat duduk," kata Wati, dari Spaghetti House Plaza Indonesia.

Tampaknya, fasilitas bagi yang tidak merokok juga merupakan salah satu
cara yang membuat keluarga betah untuk berkumpul dan bersantap di restoran
tersebut. Namun, meskipun pasar keluarga yang cukup besar, bukan berarti
Spaghetti House maupun Sate Khas Senayan dan Spaghetti House tidak membuka
diri bagi kalangan bisnis. "Untuk siang hari, justru restoran kami banyak
dikunjungi kaum profesional dan eksekutif muda," ungkap Roy dari Spaghetti
House.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kartini dari Sate Khas Senayan. "Baik
pengunjung kalangan bisnis maupun keluarga, okay saja menikmati sajian di
restoran kami," ungkap Roy.

Saat ini, terdapat empat outlet Spaghetti House di Jakarta, tepatnya di
Pondok Indah Mall, Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Mal Ciputra.
Sedangkan Sate Khas Senayan selain berlokasi di Jalan Pakubuwono, juga
bisa ditemukan di di Kemang, Salemba Raya, Cokroaminoto (Menteng), Tanah
Abang, dan Kebon Sirih.

Jumlah pengunjung di berbagai restoran tersebut tampaknya semakin
meningkat berkat tawaran istimewa yang dipersembahkan Citibank melalui
program Citibank Food Fest yang digelar selama 20 Desember 2001-31 Maret
2002. Kedua restoran ini termasuk mitra Citibank, sehingga para pemegang
kartu kredit Citibank akan memperoleh diskon sebesar 10%. "Namun diskon
itu tak berlaku untuk hari raya dan hari libur nasional," ungkap Kartini.

Sedikit pengecualian berlaku di Spaghetti House. Khusus bagi pemegang
kartu kredit Citibank Platinum, nilai diskonnya mencapai 15%. Dengan
tawaran semacam itu, Anda dan keluarga maupun bersama kolega, tentu akan
memperoleh keleluasaan untuk bersantap di puluhan restoran dan kafe yang
menjadi merchant program Citibank Food Fest ini.

http://www.korantempo.com/news/2002/1/13/Pundi/55.html

Kirim email ke