Dear Bangoers,

Kompas Minggu pernah mengulas tentang asal-usul dan sejarah Soto. Wartawannya 
bertanya ke beberapa nara sumber, termasuk pak Bondan Winarno. Namun jawaban 
dari mereka "ngambang". Jadi terkesan "mboh ora weruh". 

Seandainya sang wartawan membaca buku karya Dennys Lombard (Nusa Jawa: Silang 
Budaya), jelas ditulis di buku tersebut asal mula Soto adalah makanan Cina 
bernama Caudo, pertama kali populer di wilayah Semarang. Dari Caudo lambat laun 
menjadi Soto, klop bukan? Orang Makassar menyebutnya Coto, dan orang Pekalongan 
menyebutnya Tauto.


Ada yang ingin menambahkan?

Kirim email ke