Wednesday, 23 April 2008
Laporan/Editor: Irwansa

    BANDARLAMPUNG -- Food Festival menjadi tempat makan favorit di 
Bandarlampung. Menu makanan yang komplet dan higienis menjadi ciri khas 
tersendiri. Suasana yang nyaman dan bersih juga melekat di Food Festival. Untuk 
melengkapi pelayanan kepada konsumen, Food Festival kini dilengkapi ruang 
pertemuan atau meeting room (VIP) dengan kapasitas 50 orang. Tak hanya itu, 
tersedia juga function room 100, 300, dan 500 orang.

    ''Fasilitas ini cocok untuk pertemuan (meeting) perusahaan, convention, 
acara ulang tahun, arisan, pernikahan, gathering, hingga launching produk. 
Bahkan ada live music setiap Sabtu dan Minggu pukul 19.00 hingga close 
(tutup)," tutur Assistant Operational Manager Food Festival Bambang S.L. kepada 
Radar Lampung kemarin.

    Food Festival merupakan restoran pertama di Lampung yang memadukan aneka 
makanan dan minuman dalam satu tempat. Food Festival kini menjadi favorit 
masyarakat Bandarlampung. Hampir semua kalangan berhasil dijaring restoran yang 
berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Garuntang, Bandarlampung ini. Bagi sebagian 
perusahaan di Lampung, Food Festival jadi rujukan bagi mereka yang ingin 
menjamu relasi atau tamu penting lainnya. Saat ini pemegang member card Food 
Festival makin banyak. Ada beberapa keuntungan bagi pemegang member card (kartu 
anggota). Yang utama adalah diskon 10 persen untuk semua makanan dan saat ulang 
tahun (ultah) disiapkan cake.
  
  Untuk diketahui, Food Festival terdiri tiga lantai dengan menu masakan 
berbeda. Di lantai satu tersedia blueberry bread dan donat. Ada sekitar 41 
aneka roti dan donat lezat tersaji lengkap di sana. Ada juga Yammie Babat yang 
menyajikan aneka bakmi dan batagor.

    Lalu, di lantai II tersedia pilihan menu makan siang dan malam. Pengunjung 
dapat menikmati aneka makanan khas Sunda di Babatan Kita. Menariknya, 
pengunjung dipersilakan mengambil sendiri menu yang tersedia. Menu yang 
ditawarkan, antara lain, ayam bakar dan goreng, daging, pepes tahu, pepes peda, 
tempe, serta aneka ikan goreng.

    Sementara di lantai III, konsumen ditawarkan suasana yang lebih formal. 
Bagi yang ingin menjamu relasi sambil berkaraoke Green Papper, lantai tiga 
dapat dijadikan rujukan. Di sini terdapat aneka masakan populer dari Malaysia, 
Jepang, dan makanan Barat. Food Festival menggunakan konsep open kitchen (dapur 
terbuka), sehingga semua aktivitas memasak para koki dan chef dapat dilihat 
pengunjung. (*) 

Radar Lampung

mediacare
http://www.mediacare.biz

Kirim email ke