IIIHIMsight ed. 27 April 2008 HIMtv
Pekan lalu di beberapa milis beredar komentar yang menyoal program tv khusus kuliner yang terkesan asal "maknyuss" namun miskin riset (plus rumor pak Bondan Winarno bakal "istirahat" dari program Wisata Kuliner). Fenomena merasa "kenyang" di benak penonton seakan terwakili saat pak Bondan mencicipi masakan yang dinilai sesuai dengan standar lidahnya. Sekilas terlontar juga pendapatnya tentang apa yang membuat masakan tersebut enak, entah itu karena komposisi bumbunya, racikan bahan rahasianya, atau variasi menu pelengkapnya. Nah, yang jarang dikemas adalah soal sejarah masakan tersebut ada sampai sekarang. Dua program "mencicipi" lainnya yang juga cukup menarik atensi penulis adalah "Cooking adventure with Wiliam Wongso" dan "Extreme Kuliner". Meski dihadirkan dengan nuansa yang berbeda, persamaannya adalah kedua program ini cukup akomodatif menghadirkan bagaimana bahan dasar masakan tersebut diperoleh. Hanya saja yang satu biasanya diakhiri dengan komentar semacam "delicious", satunya lagi kerap menyuguhkan ekspresi geli dari presenter bahkan hendak muntah karena tidak terbiasa dengan menu makanan yang tak lazim dikonsumsi. Ketika "kebebasan" stasiun tv swasta dimulai pada era 90an awal, acara kuliner kebanyakan adalah berupa demo masak, memindahkan resep yang biasanya hanya berupa catatan tertulis kedalam bentuk tutorial secara audio visual. Sekarang boleh dibilang tayangan semacam itu tidak mendapat prioritas lagi, berganti dengan pengalaman bersantap untuk mereka yang hobi hunting lokasi warung/restoran ( alias "malas" ke pasar dan masak di rumah 'nkali, he3. ). Sekedar usulan saja, mungkin kedepannya bisa dimunculkan jenis tayangan kuliner berbasis wirausaha, maksudnya makanan tidak sekedar untuk dinikmati dan dikomentari saja, tapi juga dapat menjadi inspirasi untuk meraih penghasilan dengan cara membuka usaha sendiri di bidang kuliner. Pastinya bukan untuk mencari kompetitor tapi merangsang semangat entrepreneur pemirsa dalam usaha boga. mediacare http://www.mediacare.biz
