Halo Mbak Emma,
Kebetulan saya berencana membuka cabang di Bali akhir tahun ini, or
awal tahun depan. Sekarang dalam tahap mencari partner yang cocok ;-)
Di Bali anda berencana buka di daerah mana ya mbak? Siapa tahu
mungkin bisa berkolaborasi.
Regards,
Andy
www.jogjafoodfest.com
On May 26, 2008, at 8:53 AM, emma padmawati wrote:
Halo mas Efan salam kenal,
Aku emma di Bali, akhir2 ini sie emang lg males bgt gawe yah and
kepikiran juga buka usaha kuliner.
Tapi kalo pemula bgni bnyk hal yg perlu diperhatikan memang. Nah
kalo berkenan mungkin bisa bagi2 ilmu dan pengalaman.
Terimakasih,
Emma
----- Original Message ----
From: efan trisnawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, May 25, 2008 8:42:19 PM
Subject: [bango-mania] untung 150% di bisnis restoran
Bisnis restoran tergolong usaha yang sangat menarik dan menjanjikan.
Beberapa pebisnis restoran bahkan berani menyebutkan bahwa laba bisnis
ini sangat besar, bisa mencapai 150% atau lebih. Bukan main! Tentunya
laba sebesar itu hanya berlaku untuk restoran yang sudah sukses
menjaring konsumen untuk menjadi pelanggan.
Untuk sukses, pertama-tama produk makanan yang dipilih sebaiknya
sesuai selera maupun kebutuhan pasar. Lakukan riset pasar tentang
makanan apa saja yang paling disukai, berapa kali membeli makanan
tersebut, dimana jika hendak beli makanan itu dan informasi lain yang
berkaitan.
Jika sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen, jadikan produk makanan
anda ENAK dan UNIK agar bisa menembus pasaran. Makanan enak akan
menarik pembeli untuk terus datang kembali dan menjadi pelanggan
setia. Sedangkan unik berarti beda dalam bentuk penyajian, modifikasi
resep makanan, pelayanan, atau apa saja yang bisa menarik perhatian
pembeli.
Berikutnya, 3 faktor penentu kesuksesan restoran adalah lokasi, lokasi
dan lokasi ;) Lokasi strategis sangat penting dalam bisnis ini karena
karakter bisnis ini yang "dikunjungi" bukan mengunjungi konsumen. Cari
lokasi yang benar-benar mewakili banyak konsumen, seperti dekat
perkantoran, pasar, sekolah atau 'keramaian' lain yang potensial.
Tak kalah pentingnya adalah harga jual makanan. Bila terlalu mahal,
konsumen akan menjauh. Dan bila terlalu murah, maka makanan itu akan
dicap produk murahan yang tidak berkualitas, juga bisa mengurangi laba
usaha..
Cara menentukan harga yang tepat? Lihat harga jual pesaing produk anda
-tentunya dengan kualitas dan porsi makanan yang kira-kira sama.
Kemudian, tetapkan harga jual produk anda sedikit lebih murah daripada
harga jual mereka agar konsumen mau mencoba produk anda. Ingat, harga
jual tersebut harus sudah mencakup biaya produksi dan laba.
Dexton Indonesia - Majalah Online
untuk Pebisnis Pemula
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
--------- --------- --------- --------- --------- ---------
--------- --------- -
Neo formulabisnis online.
http://www.formulab isnis.com/ ?id=efan79