Mas Danu,

Bisnis kuliner memang "mengasyikkan". Hal yang paling menyenangkan adalah... 
semua orang pasti makan!
Jadi semua orang adalah merupakan customer potensial anda.

Kalau 'warung' saya sebenarnya berkonsep foodcourt, dimana saya
mengumpulkan "tenants" (dengan cara hunting dan recruitment), yaitu
pihak ketiga yang yang kemudian memproduksi makanan dan berjualan di
venue saya. Nah, FoodFest kemudian me-manage dan bertanggung jawab atas
promosi, service, dan quality control agar produksi makanan oleh
tenants bisa tetap stabil, baik quality maupun quantity. Nah,
kadang-kadang kami juga harus sedikit memberi advice masalah manajemen
internal dari tenants tersebut, apabila ada penurunan kualitas
produknya.

Saya ngga tau apakah sudah bisa dikategorikan berhasil atau belum, tapi kalau 
sharing tips-trick sih dengan senang hati. Tetapi bingung juga mulai 
darimana... Mungkin lebih baik kalau rekan-rekan bertanya saja apa yang ingin 
diketahui dari bisnis restoran, pasti saya jawab dari pengalaman saya. Tapi 
kalau pertanyaan rekan-rekan tentang sesuatu yang belum pernah saya alami, yah 
saya jawab sebisa saya saja ;-)

Regards,
Andy.
www.jogjafoodfest.com




----- Pesan Asli ----
Dari: Danu Rangga <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Selasa, 27 Mei, 2008 09:02:59
Topik: RE: [bango-mania] untung 150% di bisnis restoran


Buat 
yang usaha kuliner-nya berhasil...
boleh 
tuh sharing Tips & Trick-nya
 
mau 
juga neh buka usaha cuma bingung, mau usaha apa...????
Bosen 
juga kerja mau buka usaha sendiri-neh
 
Terima Kasih, Wassalamualaikum 
Wr.Wb 
[EMAIL PROTECTED] Rangga 
PT.Bank Mandiri (Persero)Tbk 
Retail & Consumer Risk Group 
Plaza BBD lt.5 
Jl.Imam Bonjol No.61 Jakarta 10310 
-----Original Message-----
From: bango-mania@ yahoogroups. com  [mailto:bango- [EMAIL PROTECTED] s.com]On 
Behalf Of Fajar  Handika
Sent: Tuesday, May 27, 2008 8:50 AM
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: Re: [bango-mania] untung 150%  di bisnis restoran


Halo Mbak Emma,

Kebetulan saya berencana membuka cabang di Bali akhir tahun ini, or awal  tahun 
depan. Sekarang dalam tahap mencari partner yang cocok ;-)

Di Bali anda berencana buka di daerah mana ya mbak? Siapa tahu mungkin  bisa 
berkolaborasi.

Regards,

Andy
www.jogjafoodfest. com



On May 26, 2008, at 8:53 AM, emma padmawati wrote:



Halo  mas Efan salam kenal,

Aku emma di Bali, akhir2 ini sie emang lg males  bgt gawe yah and kepikiran 
juga buka usaha kuliner.
Tapi kalo pemula bgni  bnyk hal yg perlu diperhatikan memang. Nah kalo berkenan 
mungkin bisa bagi2  ilmu dan pengalaman.

Terimakasih,
Emma


-----  Original Message ----
From: efan trisnawan  <efantrisnawan@ yahoo.com>
To:  bango-mania@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, May 25, 2008 8:42:19  PM
Subject: [bango-mania] untung 150% di bisnis restoran




Bisnis restoran tergolong usaha yang sangat menarik dan  menjanjikan.
Beberapa pebisnis restoran bahkan berani menyebutkan  bahwa laba bisnis
ini sangat besar, bisa mencapai 150% atau lebih.  Bukan main! Tentunya
laba sebesar itu hanya berlaku untuk restoran  yang sudah sukses
menjaring konsumen untuk menjadi  pelanggan.

Untuk sukses, pertama-tama produk makanan yang  dipilih sebaiknya
sesuai selera maupun kebutuhan pasar. Lakukan  riset pasar tentang
makanan apa saja yang paling disukai, berapa  kali membeli makanan
tersebut, dimana jika hendak beli makanan itu  dan informasi lain yang
berkaitan.

Jika sudah sesuai dengan  kebutuhan konsumen, jadikan produk makanan
anda ENAK dan UNIK agar  bisa menembus pasaran. Makanan enak akan
menarik pembeli untuk  terus datang kembali dan menjadi pelanggan
setia. Sedangkan unik  berarti beda dalam bentuk penyajian, modifikasi
resep makanan,  pelayanan, atau apa saja yang bisa menarik  perhatian
pembeli.

Berikutnya, 3 faktor penentu kesuksesan  restoran adalah lokasi, lokasi
dan lokasi ;) Lokasi strategis  sangat penting dalam bisnis ini karena
karakter bisnis ini yang  "dikunjungi" bukan mengunjungi konsumen. Cari
lokasi yang  benar-benar mewakili banyak konsumen, seperti dekat
perkantoran,  pasar, sekolah atau 'keramaian' lain yang potensial.

Tak kalah  pentingnya adalah harga jual makanan. Bila terlalu mahal,
konsumen  akan menjauh. Dan bila terlalu murah, maka makanan itu akan
dicap  produk murahan yang tidak berkualitas, juga bisa mengurangi  laba
usaha..

Cara menentukan harga yang tepat? Lihat harga  jual pesaing produk anda
-tentunya dengan kualitas dan porsi  makanan yang kira-kira sama.
Kemudian, tetapkan harga jual produk  anda sedikit lebih murah daripada
harga jual mereka agar konsumen  mau mencoba produk anda. Ingat, harga
jual tersebut harus sudah  mencakup biaya produksi dan laba.
Dexton Indonesia - Majalah  Online
untuk Pebisnis Pemula
------------ --------- ---------  --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- ---------  --------- --------- --------- --------- -
Neo formulabisnis  online. 
http://www.formulab isnis.com/  ?id=efan79






 
 
 

 
 




    


      Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang 
juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

Kirim email ke