Inilah makanan khas Surabaya. Namun kini makin sulit dicari keberadaannya.
Penasaran ingin makan semanggi ? Harap bersabar, sebab makanan ini susah-susah
gampang dicari. Di Surabaya, FJB 2008 yang digelar di Stadion Brawijaya pada
hari Sabtu, 10 Mei 2008 lalu, mampu menghadirkan makanan khas yang makin
langka ini.
Ubo-rampe, Semanggi Suroboyo terdiri dari dua macam sayuran yaitu, daun
semanggi dan kecambah yang direbus, disajikan bersama campuran petis dan
bumbunya yang khas yang merupakan perpaduan dari ketela rambat, kacang tanah
dan gula merah, serta dilengkapi kerupuk puli.
foto: An.kusnanto
Rasanya? Jelas sedap, apalagi penjual semanggi dari RM Kartika, yang
berpartisipasi di FJB tetap konsisten menyajikan dengan beralas daun pisang.
Untuk menyantap, tak perlu sendok. Biasanya orang menyantapnya dengan kerupuk
puli yang dijadikan sendok. Kerupuk puli adalah kerupuk yang terbuat dari
tepung singkong.
Di FJB, satu porsi bersama kerupuknya Rp 8 ribu. HmmÂ… sedikit mahal, mungkin.
Tapi, menurut yang jual, bahan utamanya yaitu, daun semanggi semakin sulit
dicari, membuat harganya ikut melonjak.
Inilah makanan asli Surabaya yang begitu legendaris. Sayangnya, seolah dimakan
zaman, pusaka kuliner ini sudah mulai dilupakan dan sulit ditemukan. Perlu ada
komitmen dari banyak pihak untuk terus mempopulerkan wisata kuliner Surabaya,
seperti yang dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia, Tbk. melalui merk kecap
andalannya yaitu Bango, yang menggelar Festival Jajanan Bango.
Di festival ini, Bango mengajak masyarakat luas ikut melestarikan aneka ragam
makanan tradisional Nusantara, warisan nenek moyang kita yang sudah dikenal dan
dinikmati secara turun temurun, yang keberadaannya makin sulit dicari. Seperti
Pecel Semanggi ini.
Membahas soal semanggi, saya jadi ingat lagu legendaris ini;
"Semanggi Suroboyo lontong balap Wonokromo dijual serta didukung masuk kampung,
keluar kampung mari Bung coba beli ........ harganya murah sekali sepincuk
hanya setali sungguh memuaskan hati, sayur smanggi kangkung turi... Bung
beli..."
Posted by Si Jagoan Makan at 12:32 AM 13 comments
Labels: Festival Jajanan Bango 2008
Salam,
Mendol
www.sijagomakan.com