Tragedi Yangko Kacang Pada saat berlangsung Festival Jajanan Bango 2008 di Surabaya pada 10 Mei lalu, hadir pula Fajar Handika, Bangomania asal Jogja. Ia menginap bersama rombongan Bangomania dari Jakarta di Hotel Garden Palace.
Tak lupa ia menenteng oleh-oleh khas Jogja dalam kemasan khusus. Entah apa isinya. Menurut rencana, ia akan berbagi kuliner dengan Bangomania lainnya di ajang FJB. Kalau ada yang mau beli, silakan. Sabtu pagi, Raka dan Raki Surabaya mampir ke hotel, ikut sarapan pagi sembari briefing. Menyusul Manda "Si Jago Makan" juga nongol, menawarkan diri untuk beli jajanan pasar buat konsumsi media briefing. Ditawari sarapan nggak mau, ditawari minum ogah, katanya sudah kenyang (mungkin dia puasa seminggu lamanya khusus buat menyambut FJB, siapa tahu?) Akhirnya, Manda cabut ke toko kue Bikang ditemani Ferry. Usai ngobrol kesana-kemari sembari merokok dan ngopi, akhirnya kami berkemas-kemas untuk berangkat menuju Stadion Brawijaya. Berbagai macam barang kami bawa, karena kalau sampai ada yang tertinggal bisa kacau acara. Setiba di lokasi, Andy (nama panggilan Fajar Handika) baru sadar kalau oleh-oleh yang ia tenteng dari Jogja tertinggal di coffee shop. Hebohlah ia. Berkali-kali ia menelepon ke hotel untuk menanyakan tentengannya yang tertinggal. Pihak hotel belum berhasil menemukannya. Ia nampak kecewa. Karena acara akan dimulai dan kami sibuk untuk mempersiapkan Tenda Media, salah satu dari kami tak bisa mengantarnya untuk kembali ke hotel. Gegap gempita dan ramainya suasana FJB, membuat Andy melupakan sejenak soal paket oleh-olehnya itu. Ia rupanya cukup sibuk berburu kuliner. Pada pukul 3 siang, barulah kami kembali ke hotel. Setiba di hotel, Andy langsung berjalan menuju coffee shop. Setelah bertanya kesana-kemari, dos itu akhirnya ditemukan. Legalah ia. Daripada dibawa pulang kembali ke Jogja, dos berisi oleh-oleh diberikan kepada saya (padahal saya yang minta...hehehehehehe...). Esok harinya saya buka dos tersebut. Wow, ternyata isinya beraneka ragam. Ada Yangko Kacang, Bakpia Pathok, Kumbu, dan Ampyang. Wah semua serba manis tentunya. Saya lalu kepikiran untuk mengirimkan Ampyang ke Oom Naratama di States. Tapi setelah dipikir-pikir ongkos kirimnya kok mahal. Ya batal sudah....dan Ampyang yang bernasib malang itu pindah ke perut teman-teman. Berikut saya ketikkan dari dos kemasan Yangko Kacang: _______________________________ Yangko Kacang Makanan khas Kota Gede, Yogyakarta (DIY) Cocok untuk oleh-oleh. Harum, manis, lezat. Terbuat dari beras ketan, gula, dan kacang tanah. Yangko Kacang Merk SML Penyalur resmi Toko Bakpia Pathok 25 Jl. AIP II KS Tubun No 65, Yogyakarta Telp: (0274) 512-219 P. IRT No 306347101015 Sphere: Related Content di 1:54 AM 0 komentar Link ke posting ini Label: yangko kacang
<<icon18_edit_allbkg.gif>>
