Besok detail alamatnya aku kasih tau ya
aku tau tempatnya tapi bingung jelasinnya..heheheh

Best regards,
Christo Nababan
MTU - Finance Dept.
021.8840838 ext.160
  ----- Original Message ----- 
  From: M.sufyan 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, June 03, 2008 9:15 AM
  Subject: Re: [bango-mania] Nasi Bebek



  Masih kurang jelas nich infonya, 
  Sebelah mana Mall Citra.


    ----- Original Message ----- 
    From: Andri Hariadi 
    To: [email protected] 
    Sent: Tuesday, June 03, 2008 8:51 AM
    Subject: Re: [bango-mania] Nasi Bebek



    Lokasinya yg deket Fly-Over Pasar Klender ya?? Yg jual kalo ga salah orang 
madura.  Itu emang rame banget, kayak ngantri dana BLT aja....hehehhe

    H-002



      ----- Original Message ----- 
      From: [EMAIL PROTECTED] 
      To: [email protected] 
      Sent: Tuesday, June 03, 2008 7:51 AM
      Subject: [bango-mania] Nasi Bebek



      Permisi....aku mo ikutan yaaaa
      ad yang suka makan nasi bebek gak ya?
      kalo ada yang suka makan nasi bebek, didaerah kelender jakarta timur
      itu ada penjual nasi bebek yang lumayan enak deh..harga gak mahal seporsi
      cuma 7ribuan tapi rasanya hemmmmm puedesssnya maknyussss
      yang mo coba dateng aja deh, tempatnya sih gak bagus cuma warung biasa
      tapi yang ngantri wehhhh...liat sendiri dehhh
      untuk semua selamat mencoba yaaaa

        ----- Original Message ----- 
        From: manda prayogo 
        To: [email protected] 
        Sent: Monday, June 02, 2008 6:02 PM
        Subject: [bango-mania] Model Galian Kendor


        aduhhhh...isin aku. Ampun Mas Radit *berlutut

        mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

          Catatan si Jago Makan: Tuntutan Profesi atau Perut? 
          Hampir tiap hari makan bakso. Ini seperti sudah menjadi ritual wajib. 
Setelah bakso baru bebek. Meski tak separah bakso, menu yang satu ini cukup 
membuatnya tak bisa berpaling. Paling tidak seminggu sekali. Lalu Mi Ayam, Soto 
Madura, Sate Kelapa, Rawon Setan, Pecel, dan mungkin masih banyak yang lain.

          Dalam sehari bisa makan sampai 6 kali. �Eh, nggak ding, kadang ampe 
7,� ia meralatnya. Belum sempat saya menuntaskan keheranan saya, ia 
menambahkan �Jangan salah, ada ngemil-nya juga. Bakso, Pangsit, Siomay, 
Rujak� Ya ampun�.bener-bener doyan makan ini orang!!!

          Namanya Manda Roosa. Tapi lebih dikenal dengan panggilan 
�Mendol�. Lengkapnya La Mendol. Sekilas nama ini seperti diambil dari 
bahasa Italia. Tapi sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali. Penjelasan 
lebih detailnya di sini.

          �Nama Mendol adalah nama pemberian Mbah Kakung saya. Ini nama 
panggilan di keluarga dan saudara-saudara. Nama Mendol, merujuk pada makanan 
khas dari olahan tempe bosok, yang bentuknya padat seperti pembawaan saya,� 
jelasnya.

          Baiklah, untuk lebih mengakrabkan, saya akan panggil pemilik blog 
jagomakan.blogspot.com ini dengan nama Mendol. Isi blognya apalagi kalau bukan 
soal makan, urusan yang tak jauh dari perut. Ada Puding, Nasi Goreng, Donat, 
Durian, Pecel, Bakso Bakar, Pecel Terong, dan masih banyak menu-menu lainnya.

          Sepertinya ibu satu anak ini doyan banyak jenis makanan. Setelah saya 
desak, ia membeberkan makanan yang menjadi pantangannya. Ada dua jenis makanan 
yang membuatnya bergidik, yaitu jika dia disuguhi Udang dan Lobster. Ada apa 
gerangan?

          �Soal yang tidak suka, ini bukan masalah selera. Tapi saya punya 
alergi sama yang namanya udang dan lobster,� jawabnya memberi alasan.

          �Wueh..kalau ada acara food taster, teman wartawan suka ngerjain 
saya dengan memesan menu ini. Dan mereka tertawa puas, ketika saya cuman bisa 
ngiler ngeliatin,� tambahnya.

          Manda adalah seorang jurnalis, spesialis menulis masalah kuliner. Ia 
bekerja untuk Majalah East Java Traveler dan Majalah Surabaya City Guide, dua 
unit usaha dari Mossaik Communications yang berada di bawah manajemen Suara 
Surabaya Media. 

          Jelas saja pengalaman dan pengetahuannya soal dunia kuliner ini sudah 
tak diragukan lagi. Bagaimana tidak, selain memang sebagai jurnalis kuliner, 
sudah jauh hari, atau istilah arek Surabaya, �sudah dari sono�-nya ia punya 
kegemaran mencicipi makanan-makanan enak.

          �Blog ini sebenarnya merupakan behind the scene, dari liputan saya. 
Di sini bisa dilihat perjuangan saya bangun pagi-pagi untuk nongkrongin penjual 
sate kelapa. Atau cerita,di mana saya terpaksa menelan bulat-bulat makanan yang 
pedas, sekedar membahagiakan si pemiliknya. Atau sekedar berbagi informasi 
bagaimana nasib akhir sebuah donat yang sudah tidak laku. Semuanya adalah 
cerita-cerita yang tidak mungkin saya ungkap di majalah karena lebih ke 
pengalaman personal,� jelasnya tentang ihwal pembuatan blognya yang rame 
dikunjungi para blogger itu.

          Sejak awal Manda memfokuskan blognya hanya menceritakan masalah 
kuliner. Dia mengangankan blognya ini kelak bisa menjadi rujukan bagi siapa 
saja yang ingin sharing atau mencari informasi tentang pusaka kuliner di 
nusantara dan sekaligus untuk turut melestarikan makanan khas daerah.

          Usahanya mengasuh blog kuliner itu telah membuahkan hasil. Bulan Mei 
lalu, Manda dinobatkan sebagai maskot Partai Komunitas Bango Mania (KoBaMa), 
yang simpatisannya direkrut dari kalangan yang doyan jajan. Selamat ya, siapa 
tahu jika kelak partai ini bisa maju dalam pemilu mendatang, Manda bisa 
diusulkan menjadi Menteri Urusan Pangan!

          Berkah lainnya, Manda pernah diundang oleh salah seorang pemilik 
resto yang membaca blognya. Ia diundang untuk mencicipi dan makan gratis, 
sebagai imbalannya, ia punya kewajiban moral untuk menulis laporannya di blog.

          �Itulah kenapa saya menulis di profile saya. Kuli tinta yang 
menemukan surga dunia di dalam pekerjaannya sebagai jurmalis kuliner. Hampir 
setiap datang liputan, saya selalu disuguhi makanan yang ujung-ujungnya gratis 
bahkan dibawakan oleh-oleh. Yang exciting, saya pernah makan steak yang 
harganya setengah juta� Gratisss. Pernah dibungkusin 12 bungkus pecel, karena 
penjualnya suka sekali diliput. Satu besek besar jenang dodol, bahkan sampai 
pernah keracunan cokelat gara-gara saya habisin sendiri dua kotak besar 
cokelat. Tapi nggak bakal kapok kok....hehehe�.

          Jika banyak orang yang menjalani profesi karena tuntutan kebutuhan, 
lain halnya dengan Manda. Ia mendapatkan profesi yang klop dengan hobi. Makanya 
ia kerap memesan menu tambahan di luar jatahnya sebagai taster. Manda masih 
berbaik hati, oleh-olehnya hasil perburuannya sebagian ia bagi-bagikan ke 
rekan-rekan kerjanya di kantor.

          Namun karena kegemaran makan bukan hanya berlaku ketika dia 
menjalankan tugasnya sebagai jurnalis kuliner, tapi juga dalam kehidupannya 
sehari-hari, diakuinya sebagian gaji habis untuk urusan yang satu ini. Kalau 
sudah begini, apakah ini layak disebut berkah atau musibah. Entahlah, toh 
suaminya tak terganggu akan porsi makan istrinya yang berlebih, bahkan sebagian 
gajinya yang dihabiskannya untuk kesenangannya itu.

          Di luar kesibukannya sebagai jurnalis kuliner dan mengurus keluarga, 
tak disangka ia masih sempat menjadi pengajar di sebuah sekolah modeling. Haaa? 
Bagaimana ceritanya, apa dia pernah menjadi model?

          �Iya, Model Galian endor, puass!!!,� jawabnya seperti meniru 
Tukul yang tengah membalas olok-olok dari audiens. Bukan ia membela, tapi malah 
mempertegas olokan itu.

          �Ngajar dan kuliner memang punya persamaan. Sama-sama urusan 
perut.,� jawabnya penuh canda.

          Ternyata ujung-ujungnya perut juga. Dasar si Jago Makan! 
          Posted by udin at 12:57 PM    
          Friday, May 09, 2008

          Labels: Resensi 
          0 comments: 
          Post a Comment 
          Links to this post
          Create a Link 
          Newer Post Older Post Home 
          Subscribe to: Post Comments (Atom) 

          Blog: UDIN

           





------------------------------------------------------------------------


        No virus found in this incoming message.
        Checked by AVG. 
        Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.24.4/1477 - Release Date: 
6/1/2008 5:28 PM




   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.24.5/1479 - Release Date: 6/2/2008 
7:02 PM

Kirim email ke