AJANG DUIT, 30-Jun-2008 11:45:35 WIB
Festival Jajanan Bango
Lestarikan wisata kuliner Nusantara
BANDUNG, MONDE: PT Unilever Indonesia melalui merek kecap andalannya,
Bango, kembali menggelar acara tahunan bertajuk 'Festival Jajanan Bango' (FJB).
Pesta kuliner terbesar di Indonesia tersebut berlangsung di Lapangan Gasibu,
Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/6). FJB tahun ini merupakan kegiatan yang
keempat kalinya.
BANDUNG, MONDE: PT Unilever Indonesia melalui merek kecap andalannya,
Bango, kembali menggelar acara tahunan bertajuk 'Festival Jajanan Bango' (FJB).
Pesta kuliner terbesar di Indonesia tersebut berlangsung di Lapangan
Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/6). FJB tahun ini merupakan kegiatan
yang keempat kalinya.
Dalam festival ini menampilkan aneka masakan asli Bandung yang sudah
hampir dilupakan seperti Oncom & leuncah Cibabat, Sate Kardjan, Bakso Tulen Sie
Siu Hien, Lomie Imam Bonjol, Mie Kocok Akbar, Sop Kaki Banceuy, Bubur Ayam
Ceker, Nasi Timbel Sari Sunda, Kupat Tahu Padalarang, Pepes Ikan Nikmat, Es
Cendol Elizabeth, Jus Strawberry Cihanjung, Bajigur, Bandrek, Jagung Bakar, Es
Goyobod, Es jus Kalipah Apo, Batagor Riri.
Juga berbagai jajanan yang mengingatkan kita pada masa kecil dulu seperti
: serabi imut, cilok, cimol, cireng, awug, colenak, combro, misro, dan ketan
bakar Lembang.
Penyelengara juga menghadirkan para Duta Bango yang ikut serta dalam FJB
2008 adalah Ketoprak Ciragil mewakili Jakarta, Nasi Bug Trunojoyo mewakili
Malang, sajian Gudeg dari RM Adem Ayem mewakili Yogyakarta, Tengkleng Bu Edi
mewakili Surakarta (Solo), Kupat Tahu Gempol mewakili Bandung, Soto Udang
racikan RM Rinaldy mewakili Medan, Tutug Oncom olahan Saung Kiray mewakili
Bogor, Coto Daeng Muchtar khas Makassar, dan Rawon Dengkul Nguling terpilih
sebagai Duta Bango yang mewakili Surabaya.
Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Dede Yusuf menyempatkan membuka resmi
FJB 2008. Usai acara pembukaan, Dede Yusuf yang menyukai makanan khas Nusantara
meluangkan waktu berbincang-bincang dengan para wartawan, sekaligus meninjau
beberapa stand pilihan dan menyicipi makanan kesukaannya.
Foods Managing Director PT Unilever Indonesia Okty Damayanti, mengatakan,
tahun 2008 ini adalah saat paling istimewa bagi Bango. Pasalnya bertepatan
dengan perayaan ulang tahun Bango yang ke-80, dimana Bango telah berkiprah di
Indonesia sejak 1928.
Menurutnya, festival kuliner persembahan Bango yang kali ini bertema "80
Tahun Bango, Kualitas Sepanjang Masa", diselenggarakan sebagai upaya Bango
untuk mengajak masyarakat luas ikut melestarikan berbagai makanan tradisional
Nusantara warisan nenek moyang.
"Digelarnya FJB juga sebagai upaya Bango untuk ikut berperan serta dalam
mensukseskan program Visit Indonesia Year 2008 melalui wisata kuliner. Dengan
lebih menghidupkan kegiatan wisata kuliner melalui ajang FJB, diharapkan dapat
ikut memajukan sektor pariwisata di Indonesia," jelas Okty.
Ditambahkan Manajer Merek Bango Memoria Dwi Prasita, FJB mengajak
masyarakat luas untuk melestarikan aneka masakan tradisional yang sudah dikenal
luas dan dinikmati secara turun temurun dimana keberadaannya saat ini kalah
populer dengan makanan siap saji dari mancanegara.(dmr)
Monde
www.monitordepok.com