Surabaya-Jakarta seakan begitu dekat. Padahal perjalanannya memerlukan
perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Semua cara diusahakan
demi dapat menyantap seporsi kambing guling gratis di arena Festival
Jajanan Bango (FJB) 2008, Senayan Jakarta.

Padahal tahu sendiri, untuk meninggalkan Surabaya berarti harus
meninggalkan segala rutinitas untuk sementara waktu, seperti ngantar
anak sekolah, ninggal setumpuk kerjaan di kantor, dan banyak lagi yang
tertunda demi hanya bisa menjangkau Jakarta di hari pelaksanaan
penutupan FJB 2008. Jadi, alasan utamanya pasti bukan karena kambing
gulingnya yang harganya bisa ditebus dengan uang makan harian. Tapi kalo
kehilangan moment berharga penutupan Festival Jajanan Bango, sungguh tak
akan lagi ada gantinya.

Bersama seorang teman kuliah yang lama tak pernah ketemu, ternyata asyik
juga melintasi hari spesial itu. Apalagi kalender numeriknya sangat
langka: 080808 (tanggal 08, bulan 08, tahun 2008). Jadi, makin
bersejarah deh itu FJB Jakarta 2008. Lebih spesial lagi karena tahun ini
bertepatan pula 80 tahun Kecap Bango. Tak tahu juga, apa memang ini
semua sudah diskenario sejak awal, sehingga kok bisa kebetulan nuansanya
serba delapan (8) seperti itu.

Selamat buat suksesnyanya Festival Jajanan Bango 2008. Dan selamat ulang
tahun ke-80 Kecap Bango. Jaya selalu sebagai bagian makanan khas
Indonesia. <www.arrohman.blogspot.com>
<http://groups.yahoo.com/group/bango-mania/www.arrohman.blogspot.com>



Kirim email ke