saya datang harI sabtu sekitar jam 6an sayang saya tidak bisa datang hari jumat
jadi tidak kebagian
kupon kambing gulingnya d,,
waaah banyak sekali makanan yang ada tapi antriannya tidak teratur.
waktu masuk ke arena fjb juga banyak yang malah masuk dari pintu keluar yang
cuma muat satu orang padahal pintu masuk tak jauh dari sana.
pertama kali ingin mencoba es duren sakinah tapi
nyerah setelah melihal antriannya yang sangat panjang dan tidak teratur.
Untuk masukan, menurut saya tempat makan jadi tidak teratur karena banyak
pengunjung yang setelah makan hanya duduk2 saja disana
menyebabkan orang yang mau makan tidak kebagian tempat duduk.Lalu, sebaiknya
tempat untuk makan ditambah atau diberi pemberitahuan agar yang sudah selesai
makan harap bergantian dengan pengunjung lain.
selain itu sebaiknya tempat makan diberi tenda agar makan jadi lebih nyaman dan
tidak takut kehujanan (fjb kemaren sukses karena cuacanya mendukung banget).
selain itu sebaiknya di setiap warung ditulis label harganya jadi pembeli
tidak bingung dan bisa memperkirakan budgetnya pastinya banyak yang pengen
icip2 semua makanan yang ada.
Di setiap stand juga sebaiknya ditulis alamat penjual jadi bisa jadi referensi
bagi pengunjung yang ingin mencicipi lagi, sudah ada yang ada alamatnya namun
hanya beberapa stand saja.
oh ya saya sangat kecewa waktu mencoba tahu slawi jalan barito karena rasanya
seperti tahu biasa dan sagunya juga lengket dan terlalu berminyak sama sekali
tidak khas slawi selain itu saya harus beli satu box seharga 15ribu. wah jadi
nyesel deh beli n alhasil tahunya ga kemakan karena ternyata tidak seperti yang
diharapkan.
Namun secara keseluruhan FJB 2008 berhasil menyedot perhatian massa dalam
menyediakan berbagai makanan nusantara di satu tempat. Salah satu event yang
pasti ditunggu warga jakarta dan sekitarnya
setiap tahun.