Kayaknya seperti dodongkal di jawa barat.
Tepung beras dikukus bersama irisan gula merah dan dimakan dengan kelapa parut.



Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]

Sent from my BlackBerry� wireless device

-----Original Message-----
From: "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Fri, 22 Aug 2008 13:38:37 
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [bango-mania] Ladu dan We Ladu


Dear Bangoers

Pernah dengar istilah Ladu? Kemarin ada tetangga yang ngasih sebungkus camilan 
dari Padang. Katanya bernama Ladu. Setelah saya buka dan saya cicipi, Ladu ini 
termasuk kue kering yang rasanya gurih (saya tebak-tebak terbuat dari tepung 
beras bercampur garam, bawang putih, lalu dicetak mirip bunga, kemudian 
digoreng). Rasanya lumayan karena saya memang suka camilan yang gurih daripada 
yang manis-manis. 

Mendengar kata Ladu saya jadi teringat almarhumah nenek saya. Beliau termasuk 
jago masak, di tangannya segala makanan citarasanya jadi nendang. Salah satunya 
adalah We Ladu (We = Kue). Tapi Ladu bikinan nenekku beda dengan Ladu asal 
Minang. Kue ini kerap disebut Krasikan..cmiiw. Bentuknya mirip kue brownies, 
tapi terbuat dari beras yang ditumbuk kasar kemudian dicampuri gula Jawa, dan 
entah apa lagi mengingat pembuatannya nampak rumit. 

Ada yang tahu?

Salam,

Radityo
 

Kirim email ke