Waroeng Bebek Legenda BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kini hadir di Lampung rumah makan yang khusus menyediakan aneka hidangan bebek, yaitu Waroeng Bebek Legenda di Jalan W. Monginsidi (samping kantor Kehakiman) Telukbetung. Selain menu bebek, rumah makan yang buka sejak Kamis (28-8), ini juga menyediakan menu makanan lain seperti ayam, ikan, dan seafood.
Pemilik Waroeng Bebek Legenda, Diah, Sabtu (30-8), mengatakan setidaknya terdapat lebih dari 10 jenis menu olahan berbahan dasar bebek di rumah makannya itu. Mulai bebek bakar atau bebek goreng dengan aneka saus hingga satai bebek tersedia di Waroeng Bebek. Misalnya bebek bara yang merupakan menu bebek bakar dengan cabai jimbaran yang merah membara saat dibakar. Lalu, aneka saus penambah lezat menu bebek yang disajikan seperti saus rica-rica, saus mangga, saus padang, saus asam manis, hingga saus segar. Tersedia juga tampilan menu unik bebek spider yang disertai dengan jaring-jaring laba-laba terbuat dari tepung kremes. Aneka menu bebek ini disediakan dengan harga terjangkau mulai dari Rp10 ribu/porsi. "Saya sengaja membuka rumah makan khusus menyediakan menu bebek karena di Lampung ini belum ada yang menjadikan bebek sebagai menu utamanya. Biasanya sejumlah rumah makan menyediakan bebek hanya sebagai menu tambahan," kata Diah. Sedangkan menu pelengkap lain, yaitu ayam bakar, ayam goreng, ayam kalasan, aneka sop dan sayur, gurami goreng/bakar dengan aneka saus, hingga seafood. Waroeng Bebek Legenda juga menyediakan menu-menu spesial lain seperti Bamboo Nagur yang merupakan nasi gurih yang dimasak dalam ruas bambu. Kemudian menu-menu ala kafe seperti nasi goreng, french fries, mi goreng, kuetiau, stickie, nugget, dan aneka jus buah segar serta es kelapa muda. Waroeng Bebek Legenda ini di hari biasa buka mulai pukul 10.00--19.00, tapi khusus di bukan puasa baru buka sore hari dengan menyediakan aneka menu takjil (makanan buka puasa). Selain mendapatkan aneka menu bebek, Waroeng Bebek Legenda juga memberikan nuansa berbeda dengan berbagai pernak-pernik berbentuk bebek. Seperti kertas menu yang disediakan berbentuk bebek, lalu asbak, dan pajangan lain berbentuk bebek. "Kami sedang memesan suvenir untuk pengunjung berbentuk bebek," kata dia.n NOV/E-1 Lampung Post - Senin, 1 September 2008
