Setuju dengan mas Wisnu, memang rata-rata pisang goreng di Ambon memakai pisang yang tidak terlalu matang... cukup tua tapi daging buahnya masih agak keras...pokoknya setelah digoreng rasanya pulen nggak benyek ..halaah susseeh neranginnya, pisang biasa di balut dengan tepung beras (jarang menggunakan terigu). Pisang yang dipakai biasanya pisang kepok kuning dan pisang raja. Kalau pisang tongkat langit (tapi nggak segede jantung pisang bgt)...cuma menang gedenya aja..rasanya hambar dan agak berair...karena memang bukan pisang buah, alias pisah olah. Di Ambon pisang ini sering dibuat tar pisang (sejenis puding panas/kue talam pisang). Rujak dan pisang goreng Natsepa memang kadang ngangeni..padahal sikh pisngnya memang pisang goreng biasa. Rujaknya juga sebenarnya biasa aja..cuma yang bikin agak beda adalah kacang tanah yang diulek kasar dan roma gula merahnya , selintas rasa gula terasa aroma asap kayu dan warnanya yang hitam legam. Rata2 gula merah yang dipakai gula Saparua (prod dari pulau Saparua). Di Natsepa, biasa kalau sore hari..suka ada yang jual sagu bakar gula...mirip2 kue rangi tapi nggak pake saus kanjinya..enak dimakan saat hangat. Jajanan Ambon cukup banyak juga yang enak2...roti goreng, ampas tarigu, babengka, cempedak goreng tapi semuanya memang nikmat dimakan selagi hangat, kue cara juga enak. Tapi yang paling enak memang hasil lautnya...harganya lumayan murah dan fresh banget. Cuma bakal jadi mahal kalo mo makannya mesti numpak kapal mabur dulu. Makanan unik dan rada2 ajaib rasanya (bagi yang pertama kali icip) biasa bertebaran di pagi dan sore hari. Jajanan disana bercampur baur dengan kuliner buton, makasar/bugis/toraja dan manado, karena banyak perantauan dari daerah tsb. Kedai coto makasar, konro, sop sodara dll banyak dijumpai disana. Di daerah pemukiman muslim banyak ditemui swami /swami gula (makanan khas buton), nasi kelapa. Sebenernya banyak juga makanan dan jajanan yang enak di daerah sana. Btw..Mas Wisnu waktu kesana sempet icip papeda deng kuah ikan belum..hee..hee buat yang baru pernah makan, kadang ragu menyantapnya..apalgi kalau memasak ikannya masih bau anyiirr. Papeda sangat nikmat disantap saat panas dengan kuah ikan yang asam dan pedas. Aaah jadi kangen ke Ambon...nikmati angin pantai...ikan bakar dll Emma --- On Thu, 9/11/08, wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [bango-mania] pisang goreng natsepa To: [email protected] Date: Thursday, September 11, 2008, 3:00 AM udah pernah makan rujak dan pisang goreng di pantai natsepa ambon ? rasanya mantap bough. saya ampe kebawa mimpi. ga tau, ada yg ajaib dgn rasa pisang yg dibungkus tepung lalu digoreng tapi makan di pantai natsepa ambon. kematangan pisangnya pas. dan rujaknya juga wow... !!! tapi sayang harga pisang goreng dan rujak tsb begitu mahal, karena dibutuhkan sekitar 1jt sekali jalan utk sampai ke ambon. dia ambon juga ada pisang raksasa. besar bgt, sebesar jantung pisang. warnanya jg rada ungu. namanya ( katanya ) pisang tonkat langit. saya juga bgt ama jajanan pasar ambon yg namanya ampas terigu. .
