Mas radit, di kampungku di jawa timur sana ada “sate donat” itu apa boleh dimasukkin ke daftat sate2nya ngga?
_____ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, September 13, 2008 1:24 PM To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [appetitejourney] Aneka ragam Sate Dear penikmat kuliner Nusantara, Yuk, ngobrolin aneka ragam Sate, jenis makanan yang amat populer di Bumi Nusantara. Kapan hidangan ini pertama kali menyebar dan meruyak di berbagai kawasan di Indonesia? Hingga detik ini belum ditemukan catatan sejarahnya. Siapa nenek moyang kita yang pertama kali memperkenalkan istilah "Sate"? Belum juga diketahui. Yang jelas, makan Sate Kambing baru terasa nikmat bila dicocol dengan kecap manis, cabe rawit iris, bawang merah mentah, serta irisan tomat. Lebih "mak ngo" lagi kalau dimakan dengan acar mentah (isinya mentimun, wortel, kol). Topping yang lain adalah dengan menambahkan Kuah Kacang. Mas Wisnu Ismawan di Semarang bilang: Yang namanya Sate adalah sesuatu yang bahan utamanya bisa dimakan, ditusuk lidi, lalu dibakar dengan arang. Bahan utamanya bisa apa saja, jadi sate tidak bisa distandarisasi harus menggunakan daging. Berikut aneka ragam Sate yang saya tahu, silakan ditambahkan kalau belum masuk daftar: - Sate Ayam - Sate Babat - Sate Babi - Sate Bakso - Sate Bebek - Sate Buntel - Sate Cumi (Sotong) - Sate Ikan Laut - Sate Jamur - Sate Kambing - Sate Kelet - Sate Kelinci - Sate Kerang - Sate Kerbau - Sate Kikil - Sate Laler - Sate Padang - Sate Pisang (ini kreasiku, belum ada yang jualan) - Sate Sapi - Sate Seriping (ini kreasiku, belum ada yang jualan) - Sate Susu - Sate Telur - Sate Tempe - Sate Udang - Sate Usus salam, radit
