Dear Pak Daniel
 
Berbicara mengenai Garang Asem memang menarik....karena ternyata daerah lain 
selain Kudus ternyata punya Garang Asem juga....sebutlah diantaranya Garang 
Asem Solo...
 
Tapi memang menurut saya rasanya yang paling mantep memang Garang Asem 
Kudus...Karena asemnya dan pedesnya....saya perhatikan ada beberapa waung yang 
menggunakan tomat ijo sebagai pengganti blimbing wuluh ( yang terkadang susah 
didapatkan ).
 
Just inform juga di Waroeng saya ( Waroeng Kudus AMGD ) tersedia garang 
asem...kita buat bumbunya seperti di Kudus...kalau masalah rasa..ehmmm relatif 
ya...tapi sih beberapa orang bilang it's ok....
 
Maaf nih bukan promosi...tapi kalau temen2 bisa mampir dan nyobain saya minta 
masukannya.....
 
It's just not selling but knowing our culture...
 
Rgds,
AMGD

--- On Mon, 9/15/08, wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: wisnu ismawan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bls: [bango-mania] Khas Kudus-Info garang asem Kudus
To: [email protected]
Date: Monday, September 15, 2008, 12:41 AM








itu kayaknya yg saya maksud. kalo ga salah warna dominan warungnya biru. 
parkiran lumayan luas


----- Pesan Asli ----
Dari: daniel supriyono <daniel_supriyono@ yahoo.com>
Kepada: bango-mania@ yahoogroups. com
Terkirim: Senin, 15 September, 2008 13:56:38
Topik: [bango-mania] Khas Kudus-Info garang asem Kudus








Garang asem Kudus yang enak ada di RM "Sari Rasa", di Jalan AKBP Agil 
Kusumadya, Kudus. Kalau dari arah Demak (atau Semarang) ada di sebelah kiri 
setelah gedung Pura Group (pabrik percetakan). Atau sebelum Matahari Plaza, 
Kudus.

Garang Asem di rumah makan itu punya ciri khas, yakni rasa yang mantep dan 
segar. Karena dimasak dengan dibungkus daun dgn berbagai bumbu spt cabe rawit 
dan blimbing wuluh/sayur. Kalau nggak ada blimbing biasanya pakai tomat sayur. 
Rumah makan itu sepertinya spesialis garang asem, walau menu lain juga jual 
seperti soto kudus. Nah, soto kudus versi RM Sari Rasa juga enak, walau agak 
bening kuahnya berbeda dengan soto kudus yang telah lama dikenal yakni Soto 
Kudus Pak Denuh atau Karso-Karsi juga di jalan yang sama. Jadi aman bagi yg 
kolesterol tinggi.

Kembali ke Garang Asem RM Sari Rasa Kudus, disarankan kalau mampir jangan 
kepagian (misalnya jam 7 pagi) karena garang asemnya belum matang. Jangan pula 
kesiangan (jam 12.00) pasti deh garang asemnya sudah habis.

Salam,

daniel supriyono
putra Kudus tinggal di Ciledug Tangerang

http://warungbarang antik.blogspot. com

--- On Sun, 9/14/08, wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com> wrote:

From: wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com>
Subject: Bls: [bango-mania] khas Kudus
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Sunday, September 14, 2008, 11:39 PM






iya, garangasem kudus juga enak. warung makan yg jual itu ada di awal2 masuk 
kudus. ada di sebelah kiri jalan. aduh saya lupa namanya ( maaf... maaf... ) di 
sana juga jual tahu telor ( mirip tahu campur tapi tahunya digoreng telor dulu )


----- Pesan Asli ----
Dari: lina sari <[EMAIL PROTECTED] com>
Kepada: bango-mania@ yahoogroups. com
Terkirim: Senin, 15 September, 2008 09:07:33
Topik: Re: [bango-mania] khas Kudus








Silahkan mencoba: lentog. Enak dan murah meriah. Dulu waktu saya kerja di 
Kudus, makan paginya sering makan lentog. Vareasi makan mie untuk orang kos he 
he he.
 
Selalu makan lentog di didekat perempatan Jember, Kudus. Dengan tambahan 
kerupuk, sate telur puyuh, dan minum teh botol. Cuma habis sekitar Rp5.000. 
 
Juga kalau ke Kudus, bisa mencoba Garang Asem juga. Enaak!
 
 
Salam,
Lina

--- On Fri, 9/12/08, wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com> wrote:

From: wisnu ismawan <wisnu.ismawan@ yahoo.com>
Subject: [bango-mania] khas Kudus
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Friday, September 12, 2008, 12:31 PM






klo bicara makanan kudus, kita biasanya pasti taunya cuma soto. tapi ada 
makanan enak lain namanya lentog atau lontong tanjung. makanan dgn bahan dasar 
lontong disiram kuah lodeh nangka muda plus tahu. enak dimakan pake kerupuk 
terung / kerupuk kampung / kerupuk bandung. harganya juga murah. biasanya jual 
pagi haridi hari minngu paling rame di daerah tanjung kudus. atau ada yg yg 
ngider. cobain lentog kalo kalian ke kudus.


----- Pesan Asli ----
Dari: Akhmad Masun <[EMAIL PROTECTED] com>
Kepada: bango-mania@ yahoogroups. com
Terkirim: Jumat, 12 September, 2008 08:58:47
Topik: Re: [bango-mania] Es Gempol Plered khas Kudus








Dear Pak Daniel,
 
Bicara Es Gempol Plered mengingatkan masa kecil saya di Jepara dan Kudus. Dulu 
banyak sekali yang jual Es Gempol ini dengan angkringan kecil yang ditaruh di 
atas pundak.
 
Dulu pulang sekolah SD hampir selalu minum es Gempol ini.....biasanya yang 
jualan lewat depan rumah. Tapi sekarang Es ini sudah mulai jarang...mungkin 
selera orang yang mulai bergeser mungkin.
 
Mudah2an generasi muda kita tetap mau menikmati minuman kha sini dengan 
demikian yang jualan pun pasti tetap ada dan bertambah.
 
Salam,
AMGD

--- On Thu, 9/11/08, daniel supriyono <daniel_supriyono@ yahoo.com> wrote:

From: daniel supriyono <daniel_supriyono@ yahoo.com>
Subject: [bango-mania] Es Gempol Plered khas Kudus
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Thursday, September 11, 2008, 5:49 AM








Es Gempol Plered Khas Kudus

Minuman segar khas daerah di Indonesia banyak macamnya. Mungkin inilah minuman 
khas daerah setempat yang belum dikenal secara luas sekala nasional. Namanya  : 
Es Gempol Plered. Bagi warga Kudus, Jepara, Pati dan sekitarnya, minuman 
berbahan dasar tepung beras, santan dan sirop ini sudah familiar selama puluhan 
tahun.

Salah satu penjual minuman Es Gempol Plered adalah Mbah Jo yang setiap hari 
mangkal di teras sebuah toko di komplek Pasar Jember, Jalan Kudus-Jepara, Kab 
Kudus. Atau sekitar 200 meter dari arah Menara Kudus menuju ke jalan raya ke 
Pasar Jember. 

Mbah Jo sudah 27 tahun berjualan es Gempol Plered. Dengan pikulannya, Mbah Jo 
yang secara fisik terlihat lebih muda (usianya sekitar 57 tahun) bercerita 
seputar usaha es Gempol Plered. Pikulan es Gempol Plered Mbah Jo terbuat dari 
bambu dengan bagian dalamnya di beri ember plastik sebagai tempat santan yang 
telah diberi potongan-potongan es batu. Toples sirip berada di sisi kiri 
pikulan.

Secara fisik es gempol plered perpaduan antara es cendol dan bakso. Lho kok? 
Gempolnya sendiri dibuat dari bahan tepung beras berbentuk bulat seperti bakso 
berwarna putih. Sementara plerednya (bahan sama) dibuat berbentuk kerang dengan 
warna merah. Kuahnya menggunakan santan encer yang kemudian diberi sirop. 
Disajikan tidak menggunakan gelas, tapi menggunakan mangkuk. Karena kuah santan 
encer tadi memang disajikan dalam porsi yang banyak alias banjir. 

Perpaduan rasa tepung beras dari gempol dan plered yang mengenyangkan ditambah 
aroma gurih santan-daun pandan yang manis karena diberi sirop. Es batu  
dituangkan ke dalam mangkuk menjadikan es gempol plered minuman  khas alami 
yang menyegarkan di terik panas kota Kudus saat itu.

Harganya? tenang, cukup Rp 1500 per mangkuk lebih murah daripada minuman dalam 
kemasan botol. Selain di Pasar Jember, es Gempol Plered juga dijajakan sejumlah 
pedagang di Pasar Kliwon lt 2 , Jalan Jenderal Sudirman, Kudus. 

Nah, bagi yang mau mudik melewati Kudus, jangan lupa untuk mampir ke Pasar 
Jember dan Pasar Kliwon untuk menikmati es Gempol Plered.

Salam,

Daniel Supriyono

http://warungbarang antik.blogspot. com










Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang lain! 




Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain! 




Dapatkan alamat Email baru Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!  














      

Kirim email ke