Mbak Ikke kalau dari arah Semanggi masuk ke jalur lambat. Nah pas ada belokan 
ke kiri, masuk aja.

Itu namanya kawasan Benhil.

Lalu terus saja....nah Gudeg Pejompongan adanya di sebelah kiri jalan.

salam,

radit


  ----- Original Message ----- 
  From: Ike Putri. Wirista 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, September 18, 2008 8:10 AM
  Subject: RE: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah selera



  Gudeg pejompongan itu dimana ya?? Ancer2nya dimana ya??




------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, September 17, 2008 6:41 PM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah selera




  Saya sih lebih cocok gudeg pejompongan.
  Gak terlalu manis.
  Dan rasanya "pas"......




  Regards,
  YUSRI
  email: [EMAIL PROTECTED]

  Sent from my BlackBerry wireless device


------------------------------------------------------------------------------

  From: "Indra Permana" <[EMAIL PROTECTED]>
  Date: Wed, 17 Sep 2008 16:12:04 +0700
  To: <[email protected]>; media jogja<[EMAIL PROTECTED]>; media 
jateng<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL 
PROTECTED]>
  Subject: Re: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah selera

  Wah jadi pengen makan Gudeg, Kira-kira di Jakarta yang jual Gudeg enak ada di 
mana ya ......?



  Thanks and Regards,



  Indra

    ----- Original Message ----- 

    From: mediacare 

    To: [email protected] ; media jogja ; media jateng ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 

    Sent: Wednesday, September 17, 2008 3:49 PM

    Subject: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah selera





    Kelezatan Gudeg buatan Bu Jinah memang menggugah selera. Rasa gurihnya pas 
di lidah. Tak heran jika masyarakat Wonosobo menggandrungi makanan khas 
Yogyakarta tersebut. Bahkan di bulan Puasa ini, bagi ibu-ibu rumah tangga yang 
tidak sempat memasak untuk makan sahur, banyak yang memilih membeli Gudeg Bu 
Jinah untuk lauk makan.



    Khusus Ramadhan 1429 H, Gudeg Bu Jinah yang terkenal gurih ini sudah dibuka 
sejak pukul 02.00 WIB di trotoar sebelah Barat Taman Plaza Wonosobo. Sengaja 
dibuka lebih pagi dari hari-hari biasa, karena untuk melayani masyarakat yang 
menginginkan makan sahur dengan Gudeg buatannya.



    "Saya sengaja buka lebih pagi karena melayani pelanggan yang mau makan 
sahur. Ada yang membeli untuk dibawa pulang. Ada juga yang langsung 
menikmatinya di warung," tutur Bu Jinah kepada KR di sela-sela melayani pembeli.



    Letaknya yang berada di pusat kota, di tepi taman pecinta Gudeg di Kota 
Asri ini mudah mendapatkannya. Banyak pilihan menu Gudeg ala Bu Jinah, 
tergantung selera pembeli. Ada Gudeg Telur, Gudeg Krecek, Gudeg Ayam Kampung, 
sampai Gudeg Babat dan Paru. Lebih nikmat lagi, ketika memakannya dicampur 
dengan Sambel Goreng Tahu spesial buatan Bu Jinah.



    Menurut Bu Jinah, selama Ramadhan ini omzetnya mengalami kenaikan hampir 20 
persen. Biasanya, dalam sehari ia hanya menggunakan gori sekitar 7-10 kg saja. 
Sedangkan selama bulan puasa ini perharinya ia mampu mengolah hingga 15 kg 
gori. Bu Jinah menganggap, kenaikan omzet ini sebagai berkah Ramadan.



    Bagi Bu Jinah yang sudah berjualan Gudeg bertahun-tahun, dalam berjualan 
tidak hanya mengandalkan cita rasa saja. Ada hal yang lebih penting, yaitu 
sikap ramah tamah terhadap pelanggan. Kunci sukses itulah yang sampai sekarang 
dipegang teguh oleh Bu Jinah dalam melayani pembeli.



    "Seenak apapun masakan yang dijual, tidak akan banyak peminatnya kalau 
penjualnya tidak ramah," ujarnya.   (Ariswanto)-k)



    Kedaulatan Rakyat - Minggu, 14 September 2008





   

Kirim email ke