Hiks..padahal pecinta berat kerupuk kulit..huaaaa :(( 'el'
--- In [email protected], Lia Aristiawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalo ga salah beberapa hari yg lalu ada nih di Trans TV > > > > > ----- Pesan Diteruskan ---- > Dari: marno <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [EMAIL PROTECTED] > Terkirim: Senin, 22 September, 2008 16:11:50 > Topik: Fw: Kerupuk Kulit Sapi dari limbah sepatu > > > ----- Original Message ----- > From: [EMAIL PROTECTED] > To: Lita ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; > [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] > ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; > [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; > [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; > [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; > [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, September 22, 2008 12:47 PM > Subject: Fw: Kerupuk Kulit Sapi dari limbah sepatu > > > > > Masyarakat Agar tak Konsumsi Kerupuk Kulit Sapi Limbah Sepatu > By Republika Contributor > Rabu, 17 September 2008 pukul 19:08:00 > BOGOR -- Dinas Agribisnis Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk sementara > tidak mengkonsumsi produk makanan dari kulit sapi, menyusul beredarnya isu > kulit sapi limbah bahan baku sepatu dan tas diolah kembali menjadi > makanan. > Kepala Dinas Agribisnis Kota Bogor, drh. Herlin Krisnaningsih mengatakan, > guna mengantisi isu tersebut, Dinas Agribisnis melakukan razia ke lokasi > pengolahan kulit serta lokasi penjualan makanan dari kulit sapi."Dari > razia tersebut sampel kulit sapi basah maupun produk makanan dari kulit > sapi, di teliti di Laboratorium Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan > (BPMPP) Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian, yang berada > di Bogor," kata Herlin Krisnaningsih, di Bogor, Rabu. > > Dikatakannya, meskipun saat ini sampel tersebut masih diteliti, tapi untuk > mengantisipasi hal yang tidak diharapkan, diimbau kepada masyarakat untuk > berhati-hati mengkonsumsi makanan dari kulit sapi, seperti kerupuk kulit. > Informasi yang diperoleh dari Jakarta, kata dia, saat ini marak beredar > kulit sapi limbah bahan baku industri sepatu dan tas yang diolah menjadi > makanan. > > Padahal, kulit sapi tersebut sudah disamak dan direndam bercampur bahan > kimia berbahaya, yakni timbal yang bisa menyebabkan penyakit > kanker."Sambil menunggu hasil penelitian di laboratorium, saya harap > masyarakat Bogor tidak usah membeli makanan dari kulit sapi. Karena, kami > belum bisa memastikan apakah makanan dari kulit sapi di Kota Bogor aman > konsumsi," katanya. > > Dari sidak ke lokasi pengolahan kulit, kata dia, diperoleh informasi para > pedagang kulit sapi tersebut membelinya dalam bentuk segar di Depok, > Bojonggede, dan Cilebut, yakni Rp10.000 per kg. Kulit tersebut kemudian > dijual lagi di Kota Bogor yakni Rp12.000 per kg. Dikatakannya, pengolahan > kulit sapi limbah industri tas dan sepatu mungkin saja beredar di Kota > Bogor, karena saat ini permintaan terhadap makanan dari daging sapi maupun > kulitnya cukup tinggi. > > Terkait, isu kulit sapi limbah industri sepatu dan tas, sejumlah pedagang > makanan yang menjual kerupuk kulit mengaku, tidak mengetahui isu > tersebut.Seorang pemilik warung nasi di Warung Jambu Kota Bogor, Nina > mengatakan, ia belum tahu jika ada isu kulit sapi limbah industri sepatu > dan tas, diolah lagi jadi makanan.Namun, dengan adanya isu tersebut, ia > menjadi kahawatir kerupuk kulit dagangannya menjadi tidak laku. ant/kp > The contents of this e-mail may be confidential and the unauthorized use, > copying, or dissemination of it and any attachments to it, is prohibited. > Internet communications are not secure and Dexa Group companies do not, > therefore, accept legal responsibility for the contents of this message > nor for any damage caused by viruses. The views expressed here do not > necessarily represent those of Dexa Group companies > > Dapatkan nama yang Anda sukai! > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. > -------------------------------------------------------------------- > This message contains confidential information and is intended only for > the addressee named. If you are not the named addressee (or authorised to > receive for the addressee), you must not disseminate, distribute or copy > this email.Please notify the sender immediately by e-mail if you have > received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system >
