RINDU masakan khas kampung halaman? Itu soal mudah. Di Batam, kini menjamur restoran dan warung yang menjanjikan masakan khas dari berbagai daerah. Dari aneka soto, masakan Padang, Bakso Malang,ayam taliwang, masih banyak yang lainnya.
USAHA warung makan dan restoran memang menjamur akhir-akhir ini. Selain untuk memburu konsumen baru, kehadiran warung khas daerah itu juga menjadi ajang pelepas kangen bagi warga daerah yang tinggal di Jakarta. Sejumlah eksekutif bahkan berani meninggalkan pekerjaannya untuk membuka usaha baru. Begitu pun banyak pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja. Situasi menggairahkan bagi usaha warung makan yang mengusung nama daerah tertentu di Nusantara itulah dinilai sebagai era kebangkitan makanan Indonesia yang pamornya selama ini selalu kalah dari makanan mancanegara. Warung-warung makan Nusantara itu tersebar di Batam. Untuk jenis masakan unggas, sebut saja Ayam Bakar Wong Solo, Resto Kediri, atau Bebek Bali. Belum lagi masakan Padang, lalu Selera Kita khas Aceh, juga masakan Makassar yang bisa dijumpai di mana-mana. Banyak dijumpai food court, A1, Goldenland, SP PlasaFoodCourt dan masih banyak lagi. Mereka menawarkan aneka menu masakan yang di kumpulkan dalam satu kawasan. Gairah menampilkan beragam makanan khas daerah yang ditandai dengan maraknya warung makan khas daerah itu dinilai sebagai awal kebangkitan masakan Nusantara di negerinya sendiri. Makanan adalah salah satu aset negara yang belum benar-benar terangkat pamornya. Padahal, produk kita sama sekali tidak kalah dengan mancanegara. Namun, masih banyak masyarakat yang belum menghargai produknya sendiri. Mereka masih menganggap produk impor tetap lebih baik. Untuk itulah Batam Food Festival 2008 digelar. Festival yang merupakan bagian dari Visit Batam 2010 itu akan digelar di lapangan Engku Putri Batam Centre, Pulau Batam, mulai tanggal 31 Oktober sampai 02 November 2008. Acara diselenggarakan oleh Civitas Young Entrepreneur Academy kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam. Pertukaran selera hidangan makanan tradisional di Indonesia melalui perdagangan masakan dan makanan atau buah tangan dapat menyatukan selera makanan Indonesia sehingga makanan tradisional dapat menjadi tuan rumah di Negeri sendiri. Informasi pemesanan stand dan sponsorship. Civitas Young Entrepreneur Academy Komp. Permata Niaga c-20, Bukit Indah Sukajadi, Batam Email : [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> , Telp : (0778) 474-546, 0856 556 02627 (ady) Http://www.batamfoodfestival.blogspot.com <http://www.batamfoodfestival.blogspot.com/> Http://www.Indonesianfoodfestival.com <http://www.indonesianfoodfestival.com/> Http://www.yea-indonesia.com <http://www.yea-indonesia.com/>
