Selasa, 07/10/2008 21:56 WIB
Diplomasi Nasi Uduk Ala Dubes Salim Said di Praha
Eddi Santosa - detikRamadan
Praha - Nasi uduk barangkali menu biasa sarapan pagi di Jakarta. Tapi
tidak bagi para dubes asing dan pejabat tinggi Kemlu Ceko. Pujian superlatif
mengalir untuk nasi Betawi ini.
Diplomasi kuliner tersebut merupakan salah satu cara Dubes Salim Said
memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Ceko dan para wakil negara-negara
sahabat, Azis Nurwahyudi langsung dari Praha kepada detikcom petang ini, Selasa
(7/10/2008).
Said menjamu para tamu dengan 'kuliner udik' pada tradisi perayaan Idul
Fitri di Wisma DUta, kemarin 6/10/2008. Hadir antara lain tamu kehormatan
Direktur Asia Kementerian Luar Negeri Ceko, para dubes dari Siprus, Azerbaijan,
Aljazair, Siria, Pakistan, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Selain nasi uduk, pada kesempatan tersebut Said juga menghidangkan aneka
makanan khas Indonesia lainnya seperti Soto Betawi, Sate, Mi Goreng dan Es
Doger.
Selama jamuan berlangsung, Said dan para sejawatnya terlibat perbincangan
hangat dan bersahabat dengan saling menceritakan tradisi perayaan hari besar
keagamaan di negara masing-masing dan berbagai makanan khas yang disuguhkan.
Sebelumnya, Said menjelaskan kepada tamu-tamunya mengenai kerajinan
ukir-ukiran dari berbagai daerah di Indonesia dan lukisan Bali yang menghiasi
ruangan Wisma Duta.
Said berharap kegiatan seperti itu akan mempererat persahabatan
antarnegara dan antaranggota korps diplomatik di Praha.(es/es)